Warga Masih Nekat Buka Lahan dengan Cara Dibakar, 75 Titik Api Terpantau

Minggu, 24 September 2017
Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten PALI belum lama ini.

PALI, Sumselupdate.com – Nasih adanya trend pembakaran lahan untuk membuka ladang baru oleh warga, ternyata menjadi warning tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Perhatian serius Pemkab PALI sangat penting terhadap persoalan ini, sebab saat ini sudah terpantau 75 titik api di kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Muaraenim tersebut.

Read More

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar mengatakan, sejauh ini dari data yang dimiliki pihaknya sejak Juni 2017 lalu, titik api yang ada di Bumi Serepat Serasan ini sudah mencapai angka 75 titik hotspot, meskipun semuanya masih dalam kategori terkendali.

“Hingga saat ini titik api di wilayah Kabupaten PALI cukup tinggi, totalnya sendiri sejauh ini sudah 75 hotspot. Sebagian besar akibat warga yang tetap nekat melakukan pembakaran lahan untuk membuka ladang baru. Dan sejauh ini, titik api tersebut memang masih dapat dikendalikan,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, puncak tertinggi munculnya titik hotspot terjadi di Juli kemarin, yang mencapai 40 titik hotspot.

Dan untuk di September ini, jumlahnya turun mengingat adanya hujan yang turun menguyur wilayah Kabupaten PALI.

Sementara, ‎Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr H Muzakir mengatakan, banyaknya jumlah hotspot di wilayah Kabupaten PALI membuat penderita ISPA turut mengalami kenaikan, lantaran kondisi udara sudah dicemari asap dari Karhutla yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terutama Kabupaten PALI.

“‎Untuk menekan angka ataupun mengurangi angka tersebut kita‎ akan membuatkan pos-pos pelayanan kesehatan di titik Karhutlah terdekat dan membuka seluruh puskesmas 24 jam, yang ada di wilayah Kabupaten PALI,” ujar mantan Kepala Dinkes Kabupaten Lahat ini. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts