Warga Desak Dinas Terkait Nyalakan LPJU

Selasa, 12 April 2016
Kondisi lampu jalan di-Jalinsum desa Sukamaju

Sekayu, Sumselupdate.com – Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di jalan lintas sumatera desa Letang hingga Desa Sukamaju Kec. Babat Supat, Musi Banyuasin sudah beberapa minggu terakhir tak menyala. Sehingga jalan tersebut gelap gulita di malam hari dan rawan kecelakaan.

Sejumlah warga setempat mendesak Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kebersihan Pertamanan dan Penerangan Lampu Jalan (DKPPLJ) kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menyalakan seluruh lampu penerangan yang sudah terpasang di Jalan Lintas Sumatera ruas Babat Supat hingga Bayung lencir yang tidak menyala di malam hari serta yang mengalami kerusakan, hal ini dimaksudkan untuk menekan tingkat kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di jalan negara tersebut.

Bacaan Lainnya

“Memang sebagian lampu jalan sudah hidup, akan tetapi masih banyak lampu tak dihidupkan sehingga gelap. Akibatnya, rawan akan tindak kriminalitas, apalagi kondisi jalan masih rusak parah kondisi jalan yang rusak sering dimanfaatkan oknum “Pak Ogah” untuk mencari “nafkah” di jalan tersebut,” ujar Astauyo (53) salah satu pengemudi yang tengah beristirahat di Poslantas Sukamaju, (12/4/16).

Saat dirinya melintas beberapa hari lalu, lampu penerangan jalan mulai Desa Sukamaju hingga Desa Letang banyak yang tidak menyala, oleh karena itu dirinya mengharapkan dinas terkait untuk memantau titik kerusakan lampu jalan di sepanjang jalinsum tersebut. Ia menyebutkan pemerintah kurang serius memperhatikan masalah lampu penerangan jalan di jalinsum itu, padahal kecelakaan bisa menghantui pengendara kapan saja.

“Jalurnya menjadi berbahaya, pengendara mesti ekstra hati-hati karena tidak dapat melihat lubang menganga di sepanjang jalan ini,” jelasnya.

Senada dikatakan Rustam (36) warga kecamatan Babat Supat, karena ada sebagian lampu jalan yang tidak menyala, lokasi itu menjadi rawan tindak kriminalitas seperti begal dan penjambretan termasuk rawan kecelakaan akibat menjamurnya lubang di sepanjang jalan baik lubang akibat kerusakan maupun lubang yang digali oleh pihak pelaksana perbaikan jalan.

Menurutnya, kerusakan lampu jalan tidak hanya di jalinsum. kerusakan ini juga terlihat di sepanjang jalan simpang 108 menuju kecamatan Keluang. jika mulai masuk malam hari, masyarakat sudah enggan berlalu lalang karena takut.

“Jika sudah dekat dengan jalan yang lampunya mati, saya kebut karena takut begal, disaat itulah mobil saya sering terjebak dilubang yang tertutup air,” kata dia.

Kondisi ini dibenarkan Ka. Poslantas Sukamaju Bripka Z Samosir saat dikonfirmasi di kantornya. Lampu jalan atau dikenal juga sebagai Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah lampu yang digunakan untuk penerangan jalan di malam hari sehingga mempermudah pejalan kaki, pesepeda dan pengendara kendaraan dapat melihat dengan lebih jelas jalan atau medan yang akan dilalui pada malam hari.

Pentingnya lampu penerangan jalan umum sebagai salah satu eksternalitas positif sebagai penerangan jalan umum yang bertujuan sebagai sarana penunjang umum guna menciptakan suasana terang, nyaman dan aman di saat malam hari, sebagai salah satu sarana/faktor penekanan terjadinya tindak kejahatan di jalanan pada malam hari dan juga dapat meningkatkan kegiatan pada malam hari di sektor ekonomi. Sehingga eksternalitas negatif muncul ketika fasilitas penerangan jalan umum tidak berfungsi dan dipelihara dengan baik.

“Beberapa minggu terakhir, lampu jalan mulai dari Desa Letang hingga Desa Sukamaju tidak menyala, hal ini tentunya berpengaruh terhadap arus kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Dirinya mengharapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan penerangan lampu jalan umum tersebut harus dinyalakan. “Untuk mengantisipasi adanya begal dan rawan kecelakaan, saya sudah menghubungi salah seorang pelaksana yang bertanggung jawab atas lampu jalan tersebut,” jelasnya.

Terkait lampu Penerangan Jalan yang banyak mati, Kepala dinas Kebersihan Pertamanan dan Penerangan Lampu Jalan Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. Yohanes Yubhar, sulit dikonfirmasi dan dijumpai oleh awak media. (est)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.