Wanita Ini Nekat Bermotor Tanpa Busana ke Bandara Karena Narkoba

Senin, 16 Januari 2017
Dona naik motor tanpa busana menuju Bandara Internasional Supadio, Kalbar (NETIZEN FOR RAKYAT KALBAR)

Pontianak, Sumselupdate.com – Aksi wanita bernama Rusmiati alias Dona (28), yang mengendarai sepeda motor tanpa busana sehelai benang pun menuju Bandara Internasional Supadio, Minggu (15/1) siang, membuat kaget warga. Aksi nyleneh ini pun sempat diabadikan oleh mereka yang melihatnya dalam bentuk foto ataupun video. Bahkan peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah diunggah netizen.

Diketahui, seperti dilansir JPPN, Senin (16/1), Dona dengan tanpa busana meluncur bebas mengendarai motor dari Jalan Ahmad Yani I, Kota Pontianak, meluncur hingga Bandara Internasional Supadio, Sungai Raya, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Ia mengendarai sepeda motor matic Yamaha Mio hitam abu-abu KB 5925 NU.

Dona seakan tak peduli bahwa ratusan pengendara memvideokan dan memotret tingkahnya sepanjang jalan. Namun, saat memasuki area bandara, anggota Polsek Kesatuan Pelaksana Pengaman Pelabuhan Udara (KP3U) Bandara Internasional Supadio langsung mengamankan Dona.

“Jam satu siang tadi dia kita amankan,” kata Kepala Polsek KP3U, AKP Fira Meydar, yang harus tutup mata saat memberikan pakaian yang layak kepada wanita tersebut.

Hingga sore kemarin Dona masih diperiksa polisi. Termasuk memastikan kondisi psikologisnya.

“Sampai saat ini, masih kita amankan. Kita masih menelusuri siapa keluarganya, agar wanita ini bisa segera dijemput,” ujar Fira.

Dalam penelusuran media setempat diketahui ternyata Rusmiati adalah seorang PSK di Hotel Flamboyan, Pontianak Selatan. Di kalangan PSK, dia dikenal dengan sapaan Dona.

“Tadi malam dia masih masuk kerja dan paginya masih ketemu saya di Hotel Flamboyan,” ujar rekan kerja Dona yang enggan menyebutkan namanya.

Sumber tersebut menambahkan, Dona berdomisili di Gang Pagar Alam, Jalan Tanjungpura, Kelurahan Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan.

“Dia mabuk makanya begitu. Kasihan,” tuturnya.

Sementara itu, pihak kepolisian awalnya menduga kalau aksi nekat Dona tersebut karena stres. Setelah diperiksa, ternyata dia dalam pengaruh narkoba.

“Yang bersangkutan berhalusinasi karena narkoba,” tutur Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Suhadi kepada awak media, Senin (16/1).

Dona pun diproses di Mapolresta Pontianak atas kepemilikan sabu. Berdasarkan penelusuran polisi, perempuan berambut panjang itu bekerja di tempat hiburan dan sudah setahun tinggal di Pontianak. (lia)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts