Sarana Transportasi Darat Hancur, Oknum Warga Berlakukan Tarif Untuk Melintasi Jalan

Selasa, 24 Mei 2016
Tanggap darurat masyarakat dengan menggunakan kayu sebagai alat agar jalan bisa di lalui, warga menamakan tanggap darurat dengan kayu tersebut dengan sebutan jalan tol.

Sekayu, Sumselupdate.com – Akses jalan baik jalan poros maupun jalan dalam desa dalam Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) saat ini hancur total.

Kendati Dinas PU Bina Marga Mua telah memaksimalkan pembangunan jalan, tetapi kondisi tersebut tidak bisa untuk memberikan jawaban atas persoalan tersebut.

Dengan kondisi tersebut, beberapa masyarakat berinisiatif menggunakan kayu maupun papan agar jalan bisa dilalui.

Sayangnya, jalan yang hancur tersebut dinamakan warga dengan sebutan jalan tol, sehingga setiap pengemudi kendaraan yang hendak melintas harus membayar uang berkisar Rp5.000 hingga puluhan ribu.

Kasus tarif jalan tak resmi ini terungkap saat warga Kecamatan Sungai Keruh menggelar aksi damai di gedung Pemkab Muba, Selasa (24/5).

“Untuk melalui jalan berlumpur pun kami harus bayar Pak,” ucap Apri, warga Desa Berojaya di hadapan Assiten I Pemkab Muba, Rusli, SP, MM.

Dengan kondisi demikian, warga berharap Pemkab Muba segera melakukan perbaikan jalan, sehingga aksi tarif tak resmi untuk melalui jalan di desa mereka bisa dihentikan.

“Aspirasi saudara-saudara nanti kita sampaikan kepada Bapak Bupati, kebetulan bapak bupati sedang berada di Jakarta,” ungkap Assisten I, Pemkab Muba Rusli, SP

Assiten I Setda Muba, Rusli, SP, MM menerima ratusan warga Kecamatan Sungai Keruh yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Pemkab Muba, Selasa (24/5).
Assiten I Setda Muba, Rusli, SP, MM menerima ratusan warga Kecamatan Sungai Keruh yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Pemkab Muba, Selasa (24/5).

 

Kasus tarif tak resmi ini sudah menjadi rahasia umum, sebab siapa saja bisa menggunggah di media sosial. Di Akun facebook dengan nama Dzuhra Nazar pada tanggal 18 Mei 2016 ditulis dengan status ‘Tol Jirak–Sekayu’.

Adapun nama-nama jalan tol yang ditulisnya adalah Tol Kaye-Pagar Kaye, Tol dalam Pagar Kaye, (Tol Paye), tol Pagar Kaye-Sukalali, (Tol Pakay Suka), Tol Kertayu-Tebing Bulang 1, (Tol Tebu Ayu 1), Tol Kertayu-Tebing Bulang 2, (Tol Tebu Ayu 2), Tol Tebing Bulang-Sungai Dua (tol tebus).

Adapun tarif tol Sungai Keruh adalah Truk sebesar Rp25.000, mini bus Rp15.000,  sepeda motor Rp2.000,  tarif tol Sungai Dua-Tebing Bulang Rp100.000.

“Jadi kalau Anda ingin berpergian dari Sekayu ke Jirak atau sebaliknya anda harus menyiapkan dana untuk sepeda motor Rp10.000, untuk satu kali perjalanan, mini bus Rp75.000, untuk sekali jalan,” tulis Dzuhra Nazar. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts