Direktur Polsri, Dr Dipl Ing Ahmad Taqwa MT usai melantik wisudawan di Kampus Polsri, Minggu (28/8) mengatakan, pengembangan ini menyusul pembangunan gedung tiga lantai dan jalan penghubung dari kampus lama ke kampus baru melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015.
“Kampus ini akan digunakan oleh program sarjana terapan dan program studi magester terapan (S2 terapan) sesuai dengan amanah undang-undang pendidikan tinggi No 13 tahun 2012,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ahmad Taqwa menjelaskan, Polsri mewisuda sebanyak 1.529 orang lulusan yang terdiri dari program diploma (D3) sebanyak 1143 orang, program sarjana terapan (D4) sebanya 165 orang, pendidikan di luar domisili kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota program D1 12 orang dan D2 209 orang.
“Dengan diwisudanya alumni baru Polsri ini, maka total alumni Polsri sejak berdiri pada 1982 sebanyak 25.486 orang yang sudah berkiprah di berbagai ptofesi tingkat nasional dan internasiomal teutama di kawasan negara-negara Timur Tengah dalam bidang minyak dan gas,” ujarnya.
Taqwa mengharapkan agar almuni ini mampu menghadapi tantangan dan persaingan karena saat ini Indonesia sudah berada pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
“Sebagai alumni Polsri para alumni baru harus mempunyai keunggulan kompetensi hard skill dan soft skill serta punya karakter untuk bersaing dengan tenaga kerja dari negara asing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H.Ishak Mekki yang hadir mengucapkan selamat kepada para wisuda Polsri.
Mantan Bupati Ogan Komering ilir (OKI) ini berpesan untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asian (MEA), tentu harus mampu bersaing juga mampu melaksanakan tugas-tugas. Maka dari itu, wisuda merupakan langkah awal untuk perjuangan dan pengabdian.
Ishak Mekki berharap para wisudawan dan wisudawati dapat terus belajar serta membekali diri dengan meningkatkan kompetensi melalui pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam menjalani hidup dan kehidupan. (ery)











