Bangka Barat, Sumselupdate.com – Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menghadiri kegiatan sosialisasi perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Mentok, Kamis (2/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Yus menegaskan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pemerintahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, baik dalam pelayanan administrasi, pembangunan, maupun kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan di desa sering menghadapi berbagai tantangan dan risiko dalam menjalankan tugas.
“Oleh karena itu, diperlukan perlindungan kerja yang terjamin dan berkelanjutan. Di sinilah kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi sangat penting, karena memberikan perlindungan jangka pendek maupun jangka panjang bagi para pekerja, termasuk perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan,” ujarnya.
Yus menjelaskan, program BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk nyata kepedulian negara terhadap rakyatnya. Melalui program ini, masyarakat desa dapat bekerja dengan lebih tenang, fokus, dan produktif karena adanya jaminan sosial yang melindungi mereka dari berbagai risiko, seperti kecelakaan kerja, kematian, maupun memasuki masa pensiun.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada BPJS Ketenagakerjaan, melainkan juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah desa dan seluruh lembaga kemasyarakatan.
“Mari kita bersama-sama memastikan setiap perangkat desa, kepala desa, karang taruna, dan lembaga lain dapat mengakses serta memahami manfaat program ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yus menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi kesempatan berharga bagi peserta untuk berdiskusi dan memahami lebih dalam prosedur serta manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan menyebarkan informasi yang diperoleh kepada masyarakat luas.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah bersinergi dengan pemerintah desa. Semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga cita-cita kita membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat terwujud,” pungkasnya.
(**)











