Inderalaya, Sumselupdate.com – Bakal calon Bupati Ogan Ilir AW Noviadi Mawardi menyebutkan bahwa selama empat tahun terakhir pembangunan di Bumi Caram Seguguk mengalami stagnansi, visi dan misi tidak jelas, porsi di setiap OPD tidak maksimal dan komunikasi antara legislatif dan yudikatif tidak selaras.
Hal itu dikatakannya usai mengembalikan formulir pencalonan balon Bupati Ogan Ilir bersama adiknya, Panca Wijaya Akbar Mawardi yang juga mencalonkan diri serta balon Wabup Oga Ilir, Ardani, di Partai DPC Hanura, DPD Golkar, Gerindra dan mengambil formulir di DPC PKB Ogan Ilir, Kamis (31/10/2019).
“Sebenarnya untuk pencalonan ini kita punya target yang jelas yaitu mengembalikan pemerintahan Kabupaten OI bagaimana yang seharusnya. Penting bagi kita untuk mewujudkan pemerintahan yang beres, setiap kebijakan yang dikeluarkan harus sesuai keinginan masyarakat. Komunikasi antara eksekutif dan legislatif harus selaras jangan ada perbedaan, karena kalau beda suara sulit juga,” ujar Noviadi.
Menurutnya empat tahun terakhir ini pembangunan di Bumi Caram Seguguk mengalami stagnansi, porsi di dinas atau OPD tidak maksimal serta visi dan misinya tidak jelas.
“visinya kemana, misinya kemana, apa yang dibangun tidak jelas. Memang arahnya kemana pemerintahan di OI sekarang, coba tolong tanyakan? Jadi pembangunan di OI ini empat tahun terakhir mengalami stagnansi,” tegasnya.
Disinggung soal banyaknya kontestan yang juga turut mencalonkan diri ia mengatakan, siapapun boleh mencalonkan diri. “Itu hak warga negara, untuk memilih dan dipilih, tidak masalah. Jadi untuk pencalonan ini Insya Allah kita optimis,” ucapnya.
“Namun sampai saat ini masih melakukan survey. Rakyat juga yang menentukan. Kita berusaha dan berdoa agar masyarakat memberikan dukungannya, Insya Allah,” kata AW Noviadi, penghobi sepeda balap ini. (hen)











