Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Viral di sosial media aksi cabul seorang pria pengendara sepeda motor yang menunjukkan alat kelamin kepada seorang wanita penjaga kios pengisian BBM Pertamini di Talang Jambe, Kecamatan Sukarame, Palembang, Selasa (24/1/2023) siang.
Video berdurasi 3 menit 21 detik yang merekam seorang pria yang mengenakan baju berwarna abu-abu dan celana jeans warna biru dan helm berwarna hitam mengendarai sepeda motor matic.
Sempat melintas, pria cabul itu lantas memutar balik tepat di depan kios pengisian BBM pertamini.
Tepat saat di depan kios pertamini tersebut penjaga kios yang juga korban merupakan seorang wanita muda menghampiri.
Di saat itulah, pria cabul tersebut melakukan aksi cabulnya dengan membuka resleting celana dan menunjukkan kelaminnya tepat di hadapan si korban.
Najwa (17) menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Ia menceritakan saat itu pelaku datang dari arah kanan kios pertamini yang ia jaga. Sempat melintas namun pelaku sengaja memutar arah kembali.
Najwa saat itu tengah duduk tepat dibelakang kios pertamini yang ia jaga. Namun Najwa mengaku awalnya tidak menyadari aksi cabul pengendara tersebut dilakukan tepat di depannya, namun setelah melihat lagi ke CCTV baru disadarinya.
“Saya saat kejadian sedang duduk santai menjaga kios warung pertamini, sedangkan suami saya sedang tertidur. Tiba-tiba ada pria mengendarai sepeda motor berbalik arah dan membeli bensin. Awalnya saya tidak sadar kalau pria tersebut melakukan hal tersebut,” jelasnya.
Dirinya tidak menyangka jika pria yang awalnya ingin membeli BBM secara sengaja mengeluarkan kelamin di hadapannya.
Namun si pelaku cabul tersebut disampaikan Najwa memang benar mengisi bensin satu liter di kios pertamini yang dia jaga.
“Saya tidak tahu kalau pria tersebut mengeluarkan kemaluannya di depan saya sangat dekat,” ungkapnya.
Najwa sempat menegur pria tersebut dan pria tersebut juga sempat meminta maaf dengan alasan resleting celananya turun.
“Saya sempat menegur pria tersebut, dan dia sempat minta maaf terus dengan alasan resleting celana turun,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut Najwa merasa trauma dan berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali baik dirinya maupun di orang lain khususnya perempuan.
“Saya jadi takut, menangis hingga trauma. Saya langsung melaporkan ke suami saya, suami saya langsung mengviralkan kejadian tersebut di media sosial, berharap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, dan tidak dialami oleh perempuan lainnya,” tutupnya. (**)











