Martapura, Sumselupdate.com – Menanggapi adanya video dugaan bagi-bagi duit yang sempat heboh di media sosial pasca kegiatan kampanye akbar salah satu pasangan calon presiden (capres) di lapangan KONI Belitang, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (6/4) lalu.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Timur akan melakukan tindakan, bahkan saat ini pihaknya sudah mengumpulkan data-data dan informasi akurat untuk melakukan tindakan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.
Ketua Bawaslu OKU Timur Ahmad Gufron melalui Divisi Hubungan Antar Lembaga Beni Tenagus mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi adanya dugaan bagi-bagi duit yang diberikan oknum agar masyarakat menghadiri acara kampanye.
Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan hal ini merupakan pelanggaran karena masih harus diselidiki dengan mengumpulkan bukti di lapangan.
“Kita juga sudah mendapat instruksi dari Bawaslu provinsi tentang adanya video yang tersebar ini untuk segera melakukan investigasi. Selain itu jika memang dibutuhkan kita juga akan panggil panitia penyelenggara untuk dimintai keterangan awal terkait adanya video yang tersebar ini,” katanya.
Selain itu dirinya mengimbau agar masyarakat dapat bijak menggunakan media sosial dalam hal kampanye, sehingga tidak menimbulkan pelanggaran. “Kita harap mayarakat bijak menggunakan media sosial untuk kampanye, agar dapat mewujudkan proses pemilu yang damai dan sejuk,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Partai NasDem OKU Timur Rio Susanto, SE mengatakan, kalau TKD tidak ada bagi-bagi duit, namun dirinya berkeyakinan masyarakat yang hadir karena ada penampilan artis dan itu bukan oknum dari TKD.
Selain itu dirinya menjelaskan waktu pelaksanaan kampanye terbuka tersebut hanya diberikan waktu 3 hari sebelum pelaksanaan.
“Untuk soal bagi-bagi duit saya pastikan dari TKD tidak ada yang melakukan bagi-bagi duit. Namun tidak tahu jika ada oknum lain yang melakukannya,” tegas Rio singkat di ruang kerjanya.
Untuk diketahui, vedeo berdurasi 37 detik tersebut beredar luas di masyarakat dan dunia maya. Terlihat seorang pria bertopi menggunakan kemeja hitam lengan putih dan mengenakan masker membagikan uang pecahan Rp50 ribu kepada beberapa warga yang sudah duduk menunggu.
Bahkan terlihat sangat jelas di antara warga yang menerima uang tersebut menggunakan kaos bergambar salah satu pasangan calon presiden. (mat)











