UPPB Bakal Beli Karet Petani Lebih Mahal dibandingkan Tengkulak

Petani karet di Lhat

Laporan : A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Guna mengantisipasi petani menjual harga karet ke tengkulak murah, maka, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Lahat, membantu lima Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB).

Read More

UPPB itu yakni, Maju Bersama, Ketua Zarkuni Desa Paduraksa Kikim Timur, Sumber Kencana, Ketua Choirul Sholeh Desa Ulak Mas unit 2 Trans Senabing Lahat, Cempaka Wangi, Ketua Shodiq Rosadi Desa  Cempaka Wangi unit 3 trans Merapi Timur, Gumay Jaya, Ketua Jaka Susilo, Desa Tanjung Aur Gumay Ulu dan Suka Tani, Ketua Asan Saini Desa Lebak Budi Merapi Barat.

“Memang, di kawasan tersebut mayoritas mata pencaharian penduduk berkebun karet, dan tugas dari UPPB bisa mengakomodir kelompok tani (Koptan) menjual getah karet, dengan harga yang cukup tinggi,” ucap Plt Kepala Dinas Perkebunan Lahat, Vivi Anggraini, Kamis (13/01/2022).

Vivi menerangkan, getah karet yang berasal dari Koptan tersebut, akan dikumpulkan di UPPB. Barulah, mitra yang ditunjuk akan menimbangnya dengan harga jual yang baik.

“Untuk itulah, sosialisasi ini harus segera disampaikan, sehingga petani karet bisa mengetahui dan menjual hasilnya kepada UPPB, demi peningkatan ekonomi masyarakat,” tukasnya.

Terpisah, Antoni (44) warga Gumay Talang menuturkan, dirinya menyambut baik sekali, dengan adanya kehadiran UPPB ini. Tentunya getah karet selama ini dijual ke tengkulak dengan harga murah, maka, secara tidak langsung mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

“Getah karet apabila dijual kisaran Rp 7.000- Rp 8.000 perkilo. Jelas, kalau mau dibilang kurang pasti. Sebab, kami banyak kebutuhan sehari-hari, dan anak-anak mesti sekolah, dengan adanya UPPB akan membantu sekali,”  tukasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.