Palembang, Sumselupdate.com – Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia (RI) dalam waktu dekat akan menggelontorkan dana bagi pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) guna memperbaiki sektor pertanian serta mengantisipasi terbakarnya lahan gambut.
Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia (RI) Nazir Foead, Rabu (8/2/2017) mengatakan, pihaknya mendapatkan dana hibah yang bisa digunakan untuk perbaikan disektor pertanian dan untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan.
“Dana hibah yang didapat 125 juta dollar. Unilever sudah menyiapkan dana tambahan untuk dihibahkan, target kita 400 juta dollar,” ucap Nazir Foead saat diwawancarai di Griya Agung usai bertemu dengan Gubernur Sumsel.
Nazir menambahkan, selain dana hibah yang didapat, pihaknya juga akan menambahkan dana yang didapat dari para investor.
“Dana hibah ini bakal digunakan sampai tahun 2020. Untuk dana investasi yang dimiliki mencapai 1,6 juta dollar, jika disandingkan dengan dana hibah akan mencapai 2 miliar dollar,” ungkapnya.
Selain mendapatkan dana hibah, tambahnya, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Jepang untuk pemasangan alat pemantau di lahan gambut.
“Kita akan memasang alat pantau kelembaban di lahan gambut. Alat ini merupakan hibah dari Jepang,” urainya (adi).











