Universitas PGRI Palembang Siap Terapkan Kampus Merdeka

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR memindahkan kuncir dalam prosesi wisuda tahap kedua di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (6/4/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Sangat menunjang keilmuan dan wawasan mahasiswa, Universitas PGRI Palembang siap menerapkan Kampus Merdeka.

Di mana nantinya mahasiswa bisa memilih mata kuliah di luar program studi yang dianggap relevan.

Bacaan Lainnya

Gagasan ini menyambut tantangan dan program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim agar Perguruan Tinggi untuk menerapkan Kampus Merdeka.

Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR usai mewisuda 347 mahasiswa S-1 dan S-2 tahap kedua di Hotel Novotel Palembang, Selasa (6/4/2021).

Untuk wisuda 1.351 mahasiswa ini, Universitas PGRI Palembang menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Semua wisudawan/i diwajibkan menggunakan masker ditambah dengan face shield, sebelum memasuki ruangan para peserta juga diwajibkan untuk mencuci tangan dan diukur suhu tubuh, jarak antar-peserta juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan.

Prosesi wisuda dibagi empat tahap. Tahap satu diikuti 348 peserta yang digelar pada Senin (5/4/2021).

Suasana prosesi wisuda tahap kedua Universitas PGRI Palembang di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (6/4/2021).

Tahap kedua digelar Selasa (6/4/2021) diikuti 347 orang. Tahap ketiga digelar Rabu (7/4/2021) dengan dikuti 295 peserta, dan tahap keempat digelar pada Kamis (8/4/2021) diikuti 361 wisudawan/i.

Dalam wisuda tahap kedua kemarin, dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR, Ketua YPLP PT PGRI Sumsel Hj Meilia Rosani, SH, MH, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Prof Yuliansyah, SE, MSA, PhD, para dosen, dan jajaran pengurus YPLP PT PGRI Provinsi Sumsel.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR mengatakan, melalui program Mendikbud tersebut akan menghasilkan lulusan yang relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman serta menambah wawasan keilmuan di luar fokus studinya.

“Dan kita Universitas PGRI Palembang sudah siap. Kampus Merdeka itu pengembangan dari program Merdeka Belajar. Dan nanti bisa dilakukan mahasiswa selama dua semester di semester tiga dan empat,” katanya.

Bukman mengatakan, mahasiswa nantinya bisa memilih mata kuliah di luar program studi yang dianggap relevan atau dibutuhkan untuk menunjang keilmuan atau karirnya.

“Begitu juga yang ingin menempuh studi di luar kampus, teknisnya telah diatur. Dan itu sangat bagus untuk menunjang keilmuan dan wawasan mahasiswa,” jelasnya.

Apalagi sistem penerapan teknologi di kampus sudah mumpuni. Seperti pemanfaatan e-Learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kampus.

Wisudawan/i mengikuti prosesi wisuda tahap kedua Universitas PGRI Palembang di Hotel Novotel dengan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (6/4/2021).

“Kapasitas e-Learning untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh ini di antaranya termanifestasi dalam praktik Massive Open Online Course (MOOC) yang banyak dilakukan oleh Universitas terkemuka di dunia,” katanya.

Sementara itu, Ketua LL-DIKTI Wilayah II Prof Yuliansyah, SE, MSA, PhD mengapresiasi terobosan Universitas PGRI Palembang.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini kepercayaan masyarakat terus meningkat dengan dibuktikan peningkatan jumlah mahasiswa baik studi S-1 maupun Magister S-2.

“Kami sangat apresiasi itu. Kami juga mendorong peningkatan kualitas dosen melalui pendampingan penulisan artikel, jurnal. Dan itu telah kami lakukan bersama Universitas PGRI Palembang,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.