Universitas PGRI Palembang dan Polres OKU Selatan Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi  

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi menyampaikan materi dalam pelatihan peningkatan kompetensi selama dua hari 18-19 Agustus 2020 di Aula Pemkab OKU Selatan.

Palembang, Sumselupdate.com – Guna mewujudkan pelayanan prima dalam bidang pelayanan publik, Kepolisian Resort (Polres) OKU Selatan dan Universitas PGRI Palembang menggelar pelatihan peningkatan kompetensi.

Sebanyak 40 perwakilan polres dan polsek di lingkungan Polres OKU Selatan mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi ini selama dua hari 18-19 Agustus 2020 di Aula Pemkab OKU Selatan.

Bacaan Lainnya

Pelatihan peningkatan kompetensi menghadirkan dua nara sumber Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi dan Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd.

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd menyampaikan materi dalam pelatihan peningkatan kompetensi selama dua hari 18-19 Agustus 2020 di Aula Pemkab OKU Selatan.

 

Pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap, SIK dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab OKU Selatan, Joni Rafles, AP, MSi.

Kemudian, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian , MM, MSi, Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd, Wakil Dekan II Liza Murvianti, MPd.

Turut hadir Ketua Prodi Bahasa Indonesia FKIP Universitas PGRI Palembang, Hetilaniar, MPd, Kasubag Humas dan Kerjasama Universitas PGRI Palembang, Amiruddin, MPd, Bujang Kampus Universitas PGRI Palembang, M Ibrahim, dan Gadis Kampus Universitas PGRI Palembang, Nadia Aprisilia.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi.

 

Dalam sambutannya, Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap, SIK mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres OKUS dengan Universitas PGRI Palembang.

Menurutnya, pelatihan pelayanan publik bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparat kepolisian khususnya di Polres OKU Selatan dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi menyampaikan materi yang bertajuk ‘Pelayanan yang Prima Menuju Reformasi Birokrasi’.

Rektor memaparkan pelayanan adalah sikap yang berorientasi pada pelanggan dari penyedia product (barang atau jasa).

Dijelaskan Rektor, pelayanan prima adalah pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan atau masyarakat, akan tetapi dapat melampauinya secara terkontrol dan berkesinambungan

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd.

 

Sasarannya tidak lagi kepuasan, akan tetapi loyalitas pelanggan dengan standar yang sangat baik.

Dikatakan Bukman, ada beberapa langkah strategis maupun sikap dalam menjalankan pelayanan prima itu, yakni bersikap positif, bertutur kata baik, berpenampilan menarik, menyambut pelanggan, dan memberikan salam.

Sedangkan Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd  memaparkan materi tentang ‘Tampil dan Berinteraksi dengan Santun’.

Dalam paparannya Dessy Wardiah menjelaskan bahwa individu dengan pribadi menarik akan mudah membangun hubungan dengan orang lain.

Dikatakannya, membangun hubungan yang nyaman sangat ditentukan oleh sikap dan perilaku.

“Attitude is just alittle thing that makes a big difference (sikap hanyalah hal kecil yang membuat perbedaan besar -red),” jelas Dessy Wardiah.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap, SIK, Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, dan pejabat lainnya berfoto bersama.

 

Dessy Wardiah mengatakan, pribadi yang unggul atau the best attitude harus memenuhi kreteria yakni the best apperarance (penampilan terbaik) dan the best achievement (prestasi yang terbaik).

Dipaparkan Dessy Wardiah sikap yang terbaik adalah selalu positif thinking atau berpikir tentang hal- hal yang baik dan pikiran mengendalikan perasaan, perkataan, perilaku serta penampilan.

Kemudian, sikap yang terbaik juga harus bersikap proaktif, memiliki kepekaan terhadap berbagai situasi yang ada di sekeliling.

Paling penting lagi, tambah Dessy Wardiah, sikap yang terbaik memiliki inisiatif melakukan perubahan dan empatif dalam arti kata selalu merasakan apa yang dirasakan orang lain serta menempatkan diri sendiri pada sisi orang lain. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.