Tuan Rumah Seminar Internasional GCBM 2021, UGM Buat Gebrakan Baru

Seminar Global Conference on Bussiness Management (GCBM) 2021 yang diikuti 50 Pemakalah dari 7 Negara.

Laporan: Syandi Fran Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Menjadi Tuan Rumah Seminar Global Conference on Bussiness Management (GCBM) 2021, yang diikuti 50 Pemakalah–7 Negara, yang memaparkan karya ilmiah mereka, ini merupakan gebrakan kelas Dunia untuk Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang.

Berkolaborasi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah (LLDIKTI) Wilayah II dan APTISI wilayah II Seminar Internasional digelar, Rabu (15/12/2021).

Dipusatkan di Aula Lantai III Kampus Sudirman Universitas Indo Global Mandiri (IGM) ratusan peserta mengikuti jalannya seminar melalui metode hybrid, daring dan luring.

Webinar internasional yang diikuti oleh sejumlah negara tetangga ini akan memaparkan presentasi dari para pakar ekonomi terkait kondisi yang terjadi di negara mereka, termasuk solusi agar permasalahan ekonomi dapat teratasi terutama di masa pandemi ini.

Antara lain, Deputy Vice Chancellor, Sultan Haji Ahmad Shah Campus, UNITEN Prof Dato Dr Safina bt Daud; Prof Erry Yulian T Adesta, Phd CENG, Mimeche (UK), IPM (PII); Assoc Prof Dr Doris Padmini Selvaratnam (UKM) dan Assoc Prof Dr Tien Yustini, SE, M.Si, CIRR, CLMA.

Untuk opening speech diberikan Ketua LLDIKTI Prof Yliansyah, SE dan Rektor UIGM Dr H Marzuki Alie, SE, MM yang diwakili oleh Wakil Rektor I UIGM, Dr.Sumi Amariena Hamim, ST,MT, IPM, ASEAN Eng.

Menurut Dr.Sumi Amariena Hamim, tujuan dari seminar ini untuk mendapatkan dan memperluas pengetahuan tentang isu terbaru, opini, ide-ide tentang perkembangan dan mempertahankan manajemen bisnis yang komprehensif konstruktif dari mahasiswa, peneliti, dan akademisi untuk membawa inovasi baru dalam manajemen bisnis untuk masa depan yang lebih baik.

Tak hanya itu, lanjutnya, untuk meningkatkan inovasi penelitian dengan memanfaatkan teknologi dasar dan terapan dalam manajemen bisnis di lapangan.

“Tentunya membuka peluang dan kolaborasi antara universitas, industri dan pemerintah. Bahkan, kita juga bisa mengundang para peneliti untuk berbagi pengetahuan dan ide-ide di bidang manajemen bisnis dan industri,” kata Dr Sumi Amariena Hamim atau yang akrab disapa Ibu Arin ini.

Ia berharap, dengan adanya seminar ini menjadi ajang sharing dan tukar pendapat sekaligus menyediakan platform untuk mengintegrasikan penelitian dan pendidikan di bidang Manajemen Bisnis.

“Kita ingin menciptakan KTT antar-disiplin yang melampaui akademisi dan industri untuk membangun kolaborasi yang efektif dan peluang jaringan di negara-negara ASEAN sekitarnya,” katanya.

Assoc Prof Dr Tien Yustini, SE, M.Si, CIRR, CLMA selaku moderator yang juga sebagai Ketua Panitia Seminar mengatakan GCBM 2021 Internasional, Strategi Pengembangan dan Antisipasi Permasalahan Ekonomi di Masa Pandemi ini diikuti setidaknya 50 pemakalah dari 7 negara yakni Filipina, Oman, Pakistan, Tunisia, India, Malaysia dan Indonesia serta 200 lebih partisipan yang masuk dalam aplikasi zoom meeting.

Menurutnya, seminar ini bertujuan menciptakan KTT antar-disiplin yang melampaui akademisi dan industri untuk membangun kolaborasi yang efektif dan peluang jaringan di negara-negara ASEAN sekitarnya. Tahun ini diadakan di Palembang, diharap, dapat meningkatkan hubungan antar beberapa negara ASEAN dan akan berkembang keberbagai bidang lainnya.

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Ekonomi UIGM, Endah Dewi Purnamasari, SE, M.M mengatakan Fakultas Ekonomi Universitas Indo Global Mandiri menginisiasi gelaran Global Conference on Bussiness Management (GCBM) 2021 Advanced Bussines Management Surviving the Pandemic.

Selain itu, segenap civitas akademika Universitas Indo Global Mandiri terlibat aktif dalam penyelenggaraan Konferensi Internasional tersebut. Konferensi ini adalah kunci penting untuk meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi yang dihasilkan oleh para peneliti, dosen, dan mahasiswa.

“Kita ingin menyediakan platform untuk mengintegrasikan penelitian dan pendidikan di bidang Manajemen Bisnis,” ujarnya.

Salah satu targetnya, lanjut Endah, dosen di lingkungan kampus bisa berpartisipasi dalam seminar dan meningkatkan karya ilmiah mereka.

“Begitu  tema yang kita gagas, setelah dua tahun mengalami pandemi, kita ingin mendengarkan bagaimana cerita mereka sekaligus pengalaman khususnya perekonomian UKM mereka mempertahankan usahanya agar tetap bertahan,” kata Endah. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.