Palembang, Sumselupdate.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) membuka rekruitmen untuk Tamtama Prajurit Karier (PK) gelombang 1 tahun angkatan (TA) 2025.
Waktu pendaftaran online rekruitmen tersebut telah berlangsung sejak 24 Desember 2024 sampai 3 Februari 2025. Kemudian validasi atau daftar ulang dimulai pada 6 Januari sampai 5 Februari 2025
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI M Naudi Nurdika melalui Kapendam Kolonel Inf Drs Paiman membenarkan rekruitmen untuk Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.
“Untuk rekruitmen Tamtama PK TNI AD di Kodam II/Sriwijaya, kita belum mengetahui berapa jumlah calon prajurit yang akan diterima, karena masih melihat animo pendaftar, dan mengecek syarat verifikasi data,” jelas Kolonel Inf Drs Paiman saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Sabtu (1/2/2025) siang.
Untuk diketahui, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia, disebutkan bahwa Tamtama TNI AD merupakan golongan kepangkatan prajurit.
Dikutip dari laman resminya, pendaftaran TNI AD Tamtama 2025 tersebut dilakukan secara online. Sebelum mendaftar, tentunya perlu memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.
Berikut jadwal dan Tahapan Pendaftaran TNI AD 2025 melansir laman resminya :
Tingkat Daerah
Pendaftaran Online: 24 Desember-3 Februari 2025
Validasi/daftar ulang: 6 Januari-5 Februari 2025
Jadwal pemeriksaan/pengujian (Rik/Uji) tingkat Panda akan disampaikan lebih lanjut oleh panitia daerah.
Jika peserta memiliki kendala pada transportasi dan administrasi, dapat menyampaikannya kepada panitia untuk penjadwalan Rik/Uji. Jadwal pelaksanaan seleksi akan disampaikan oleh panitia daerah.
Berikut ini beberapa syarat Pendaftaran Tamtama PK TNI AD yang harus dipenuhi untuk menjadi calon taruna (cata) Tamtama PK TNI AD 2025:
- Syarat umum
Warga Negara Indonesia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan). Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Kemudian usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal berusia 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 4 Maret 2025.
Tidak memiliki catatan kriminalitas dalam data Kepolisian Republik Indonesia, sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata, dan tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
- Syarat Lain
Berjenis kelamin pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI, memiliki ijazah minimal tingkat SMA/MA/SMK dari sekolah negeri maupun swasta yang terakreditasi (berlaku ijazah Paket untuk salah satu tingkat ijazah) tanpa persyaratan nilai minimal.
Kemudian belum pernah menikah dan siap tidak menikah selama pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah selesai Dikma. Tinggi badan minimal 160 cm dan berat badan seimbang.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun, bersedia membayar kembali 10 kali lipat biaya yang telah dikeluarkan oleh negara, apabila menolak atau mengundurkan diri dari sebelum pengangkatan menjadi prajurit TNI
Siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, litpers dan psikologi.
- Syarat Tambahan
Memiliki surat persetujuan orang tua/wali
Orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan di manapun.
Orang yang ditunjuk sebagai wali berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses Disdukcapil, lalu bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud dan transkrip nilai yang sudah disesuaikan dengan regulasi negara Indonesia.
Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak bertindik/memiliki bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua adat/suku)
Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN dan akan dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari Dikma jika melanggar.
- Syarat Prestasi
Peserta diperbolehkan untuk menyertakan sertifikat, piagam, atau surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional dengan kriteria juara 1, 2 dan 3 sebagai nilai tambah dalam pelaksanaan Rik/Uji dan sidang pemilihan, namun tidak menjamin kelulusan.
Tata Cara Pendaftaran TNI AD 2025
Mendaftar secara online melalui https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/
Klik ‘Tamtama’, kemudian tekan ‘Daftar/Registrasi’
Isi data pada formulir pendaftaran dengan benar, lalu klik ‘Daftar’.
Cetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin, dan blanko riwayat hidup.
Datang ke Ajendam/Ajenrem sesuai jadwal yang tertera di formulir daftar online, dan pastikan untuk membawa dokumen yang telah dicetak sebelumnya.
Panitia Ajendam/Ajenrem akan mengukur tinggi dan berat badannya, serta dilakukan pemeriksaan tindik dan tato.
Calon yang tidak memenuhi syarat dapat langsung ditolak, sedangkan yang memenuhi syarat dapat melakukan validasi pada website rekrutmen sehingga resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
Setelah terdaftar, calon akan menerima penjelasan dari panitia terkait tata cara pengisian blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup untuk nantinya dibawa pada saat pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda.
Selanjutnya calon peserta akan mendapat penjelasan mengenai proses serta norma Rik/Uji, penentuan kelulusan, penempatan, dan proses seleksi tidak dipungut biaya. Calon kembali ke rumah untuk menyelesaikan kelengkapan administrasi
Panitia mendata nomor telepon calon untuk digunakan dalam penyampaian jadwal seleksi tingkat Panda.
Untuk Panda Palembang berada di Ajendam II/Swj, Jalan Urip Sumoharjo, 2 Ilir, Kecamatan Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan, dengan Nomor Hp: 08117433358.











