Palembang, Sumselupdate.com – Tingkatkan kapasitas wartawan ekonomi, KPW Bank Indonesia Sumatera Selatan melakukan kunjungan kepengelolaan kopi Arabica Kintamani dan Desa Wisata Penglipuran Serta pengelolaan obyek wisata Gunung Batur dan Danau Batur di Bali.
Agrowisata ini merupakan binaan Bank Indonesia Bali untuk budidaya pengolahan dan pengembangan kopi arabica kintamani dengan konsep edukasi, ekologi, estetika dan ekonomi.
Sedangkan untuk pengelolaan kopi arabica berada di kawasan Agro wisata Giri Alam Petung Panelokan Kintamani, Bali.
Ketua Masyarakat Perlimdungan Indikasi Geografls Kopi Kintamani Bali, l Dewa Made Raka, menyampaikan hasil olahan kopi terdapat beberapa olahan antara Iain kopi luwak, kopi madu, kopi natural, kopi fullwash, dan kopi wine.
“Kopi arabica kintamani ini telah mendapatkan pengakuan dan perlindungan berupa sertiflkat indikasi geografls di Indonesia yang pertama dengan Branding Kopi Arabica Kintamani,” jelasnya.
Menurutnya, untuk mendapatkan hasil kopi yang baik, pihaknya terus melakukan proses dengan mengedepankan tahapan yang berlaku, termasuk selalu memperhatikan hubungan antara manusia dan alam, dan memperhatikan pembibitan.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, rombongan juga diajak untuk mengunjungi Desa Wisata di Penglipuran dan pengelolaan obyek wisata Danau Batur dan Gunung Batur.
Sementara itu, Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Yunita Resmi Sari menjelaskan kegiatan berlangsung di Bali bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wartawan ekonomi dan bisnis mengenai kebijakan, fungsi dan tugas pokok dan peran Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi ke depan terutama terkait sektor wisata.
“Kita harapkan para wartawan dapat memperoleh gambaran dan perbandingan pengembangan kopi dan pengelolaan wisata di Bali dalam rangka meningkatkan pengembangan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sumatera Selatan kedepan,” tegasnya. (adi)











