Tim PkM FE Unsri Gelar Pelatihan Rencana Bisnis bagi Calon Wirausaha di Sakatiga, Ogan Ilir

Writer: - Senin, 23 September 2024
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri, Rudy Chendra, SKM, MKM memberikan pelatihan rencana bisnis bagi calon wirausaha di Sekolah Raudhatul Ulum, Kecamatan Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu, 21 September 2024.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas wirausaha di daerah, Universitas Sriwjaya (Unsri) mengadakan pelatihan rencana bisnis bagi calon wirausaha.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekolah Raudhatul Ulum, Kecamatan Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir  pada Sabtu, 21 September 2024, dihadiri oleh 25 peserta yang merupakan santriwati.

Read More

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi Unsri, Yulia Hamdaini Putri, SE, MSi mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk membekali calon wirausaha dengan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang rencana bisnis yang efektif.

Dikatakannya, rencana bisnis yang baik sangat penting untuk menarik investor dan mengelola usaha dengan sukses.

“Dalam pelatihan ini, peserta kita ajarkan tentang komponen utama rencana bisnis, termasuk segmentasi pasar, targeting, diferensiasi, positioning. Peserta diajarkan bisnis model kanvas, dan bagaimana menentukan profil usaha, seperti merek, logo, tujuan, visi dan misi. Peserta diberikan pre-test dan post test untuk dinilai indicator keberhasilan pelatihan ini,” kata Yulia Hamdaini Putri.

Tim PkM Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri berfoto bersama dengan peserta pelatihan rencana bisnis bagi calon wirausaha di Sekolah Raudhatul Ulum, Kecamatan Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu, 21 September 2024.

Yulia bilang, pengalaman berbisnis juga dibagikan oleh Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri, Farida Kumalasari, SKM, MKM, dan Rudy Chendra, SKM, MKM.

Contoh bisnis produk yang dipaparkan oleh Farida mengenai kemplang tunu. Makanan tradisional ini bisa mencakup kalangan manapun, tergantung target bisnis anda.

Tinggal bagaimana anda bisa berkreasi untuk meningkatkan value produk, seperti inovasi kemasan dan rasa sambal yang menggugah selera.

Selain itu teknik marketing dengan memanfaatkan sosial media, google dan e-commerce akan berpengaruh signifikan terhadap penjualan.

Pemaparan bisnis jasa disampaikan oleh Rudy Chendra, SKM, MKM. Di mana bisnis jasa merupakan sektor yang terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian.

Berbeda dengan bisnis produk, bisnis jasa menawarkan layanan yang tidak dapat disentuh, tetapi memiliki nilai yang tinggi bagi pelanggan. Tantangan dalam bisnis jasa yaitu kualitas layanan yang harus dijaga. .

Ketergantungan sumber daya manusia yang berkualitas mempengaruhi bisnis jasa ini. Bisnis jasa menawarkan banyak peluang, akan tetapi juga memerlukan inovasi dan perhatian terhadap kualitas layanan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, bisnis di sektor ini dapat berkembang pesat.

Yulia Hamdaini Putri menambahkan pelatihan ini diharapkan tidak hanya membantu peserta dalam merencanakan usaha, akan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Sakatiga.

Dengan semakin banyaknya wirausaha yang berkualitas, diharapkan Ogan Ilir dapat menjadi daerah yang lebih maju dan mandiri secara ekonomi.

“Kegiatan serupa kita rencanakan akan diadakan secara berkala untuk terus mendukung calon wirausaha di daerah ini. Pemerintah setempat berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan usaha kecil dan menengah,” harapnya.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts