PALI, Sumselupdate.com – Tim gabungan dari Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Sat Pol PP PALI kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di hari kerja setelah libur Nasional, Jumat (2/6/2017).
Dari hasil sidak sekitar pukul 7.30 pagi tadi, tim gabungan masih saja menemukan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sedikit malas. Seperti di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM). Hasil sidak, dari 77 Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Dinas PUBM, yang berada di kantor hanya berjumlah 35 orang. Sisanya tidak masuk tanpa alasan, kemudian 9 orang dikabarkan sedang dinas luar.
Kepala Inspektorat Kabupaten PALI Husni Thamrin Ciknung mengatakan dalam sidak tersebut pihaknya terbagi dalam lima tim. “Hasil temuan hari ini, kita lakukan rekap kemudian para pegawai yang tidak masuk tanpa izin akan dilaporkan ke atasan, dalam hal ini Bupati. Setelah itu, baru lah kita beri peringatan tegas kepada mereka,” ucap Husni saat dijumpai Sumselupdate.com, di kantornya.
Terpisah, Yukhairudin, Kepala BKPSDM Kabupaten PALI menyayangkan karena masih ada beberapa oknum pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.
“Harusnya mereka bersyukur dan semangat kerja, karena di beberapa daerah atau kabupaten lain yang namanya TKS itu tidak ada gajinya, hanya berdasarkan pemberian. Di PALI, kebijakan dari Pak Bupati maka TKS disini diberi gaji atau upah yang nominalnya cukup besar,” jelas pria yang akrab disapa Yuhok itu.
Yuhok juga menambahkan bahwa digelarnya sidak merupakan instruksi dari Pak Bupati agar meningkatkan kedisiplinan di lingkungan pegawai Pemkab PALI.
“Tujuan dari sidak sendiri juga untuk meningkatkan disiplin di kalangan pegawai Pemda Kabupaten PALI. Untuk itu, pada hakikatnya kepala OPD masing-masing lah yang berperan penting dalam hal ini, sehingga saya berharap kepala OPD menjadi contoh bagi pegawainya,” tegasnya.
Dari sidak tadi, para pegawai yang kurang disiplin akan diberikan nasehat dan peringatan. “Hasil sidak hari ini ada sekitar 15 yang masih kurang disiplin, ini mengalami peningkatan karena minggu lalu sudah kita lakukan sidak,” tutupnya.
Sementara itu, ketika dihubungi via telepon Ir Ety Murniati, Kepala Dinas PUBM tidak bisa dihubungi atau tidak aktif. (adj)











