Laporan: Syahrial Hadi
Muaraenim, Sumselupdate.com – Plt Camat Gelumbang, Bhabinkamtibmas Polsek Gelumbang dan Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang dampingi Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muaraenim, melakukan razia terhadap pengemis dan anak jalanan yang dinilai sering meresahkan masyarakat maupun pengguna jalan di Wilayah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Sabtu (3/6/2023).
Pantauan Sumsel Update.com terlihat Petugas Satpol PP Kabupaten Muaraenim bersama Tripika Kecamatan Gelumbang melakukan penertiban terhadap pengemis yang ada di perlintasan rel kereta api Desa Sigam yang membuat resah para pengendara.
Selanjutnya berlanjut di kawasan Indomaret wilayah Simpang 4 Gelumbang, Petugas terlihat mengamankan anak jalanan, anak punk dan pengemis lainnya.
“Banyak pengemis dan anak jalanan diamankan pada hari ini yang diduga sudah meresahkan masyarakat serta penggunaan jalan, jadi kita buat surat perjanjian agar tidak melakukan meminta-minta di wilayah perlintasan rel kereta api dan di wilayah lainnya di Kecamatan Gelumbang maupun di Wilayah Kabupaten Muaraenim, jika mereka membandel, maka akan kami tindak tegas,” ujar Kasat Pol PP Kabupaten Muaraenim A.M. Musadeq, SIp, MSi.
Ia berharap, anak jalanan, manusia silver, pengemis, dan badut tidak beraktivitas di jalanan, terutama di perlintasan Kereta Api di Kecamatan Gelumbang, Hal itu dikarenakan bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain, selanjutnya juga membuat masyarakat merasa resah.
Plt Camat Gelumbang Candra Firmansyah SE M.Si, mengatakan terima kasih kepada Satpol PP Kabupaten Muaraenim sudah mengamankan pengemis dan anak jalanan yang sering meresahkan masyarakat Kecamatan Gelumbang maupun pengemudi saat melintas di perlintasan kereta api wilayah Desa Sigam Kecamatan Gelumbang, juga anak jalanan dan pengemis yang sering meminta-minta diwarung-warung dan pedagang di Kecamatan Gelumbang ini.
Candra Firmansyah berharap kepada para pengemis, badut, dan anak jalanan jangan lagi ada diwilayah Kecamatan Gelumbang ini, karena telah membuat resah masyarakat dan membuat terganggu pengguna jalan. (**)











