Sekayu, Sumselupdate.com – Jembatan Teluk II yang terletak di perbatasan antara Desa Epil dan Desa Teluk, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, merupakan jalan lintas tengah (Jalinteng), terkesan dibiarkan kusam tak terawat. Apalagi kondisi badan jembatan sudah mengalami penurunan. Padahal jembatan ini, pada tahun anggaran 2014 di lakukan pemeliharaan melalui APBD Kabupaten Musi Banyuasin.
Berdasarkan pantauan Sumselupdate.com, Kamis (2/11/2017), kendati kondisi jembatan Teluk I tidak pernah diperbaiki dan namun miris lagi dengan kondisi Jembatan Teluk II pengganti jembatan teluk I kondisi terlihat tidak terawat, warna cat di besi beton berukuran besar ini memudar bahkan berkarat, jalan aspal terkelupas menjadi tempat genangan air dan trotoar dipenuhi rumput liar serta besi dinding penahan yang sudah mulai keropos.
Warga di sekitar lokasi mengatakan bahwa kondisi jalan di atas Jembatan Teluk II ini juga cukup memprihatinkan, apalagi dengan kondisi jembatan yang di tengah sudah mengalami penurunan, dan besi yang dicat tiga tahun yang lalu sudah berkarat dan mengalami pengeroposan.
“Kami khawatir, apalagi sudah mengalami penurunan,’’ jelas warga sekitar.
Warga lainpun mengungkapkan hal yang sama, Usman (43) warga mengatakan, sangat disayangkan kurangnya perawatan Jembatan Teluk II. Karena untuk memabngun jembatan ini mengeluarkan anggaran cukup besar dan hanya tinggal memelihara dan merawat saja kabupaten terkesan membiarkan saja.
Berdasarkan catatan Jembatan Teluk II ini melintas di atas Sungai Batanghari Leko yang pembangunannya selesai pada tahun 2007. Kemudian pada tahun anggaran 2014, adanya pemeliharaan melalui APBD Kab Muba, yakni pengecatan dengan anggaran lebih kurang Rp.400 juta, namun patut disayangkan baru memasuki usia ketiga Tahun pengecatan yang di maksud sudah mengelupas. (est)











