Laporan : Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Tiga sekawan warga Ilir timur II Palembang, dicokok polisi setelah menjadi pelaku pembobolan mess perwira kementerian perhubungan RI di Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu dinihari sekira pukul 02.00 WIB (20/3/2022).
Para pelaku yakni Sulaiman alias Leman (30) dan Indrawan alias Cablak (39) warga Lorong Manggar 1, Kecamatan IT II Palembang, serta Wahyudi (57) warga Lorong Manggar Kemas, Kecamatan IT II Palembang, yang ditangkap unit Reskrim Polsek Ilir Timur 2 Palembang, di kediaman mereka masing-masing pada Sabtu malam (21/5/2022).
Diterangkan Kapolsek IT II, Kompol Fadilah Ermi tertangkapnya pelaku atas laporan korban Feriland Saragih yang rumahnya dibobol para pelaku.
“Atas laporan itulah anggota Unit Reskrim kita bergerak cepat dan berhasil mengamankan para pelaku,” ujarnya, Rabu (25/5).
Berawal dari informasi keberadaan pelaku Leman yang saat itu berada di sebuah warnet di Jalan H Abdul Rozak, Sabtu (21/5) sekitar pukul 16.00 WIB.
“Selanjutnya kita melakukan pengembangan dan mengamankan pelaku Wahyudi di kediamannya sekitar pukul 15.00 WIB serta Cablak juga dikediamannya sekitar pukul 23.00 WIB. Kesemuanya ditangkap di hari yang sama,” katanya.
Setelah diinterogasi, Kompol Fadilah menjelaskan modus operandi pelaku dengan cara membongkar jendela rumah dengan menggunakan sebuah obeng.
Alhasil para pelaku membawa kabur satu set sofa, satu unit kulkas merek Sharp, dan satu buah tabung gas elpiji 3 kilogram, dengan total kerugian mencapai Rp 4 juta.
“Mereka ini memang sudah menggambar target rumah tersebut, dan setelah dirasa kosong mereka melakukan aksinya,” ungkapnya.
Terungkap pula, untuk pelaku Leman di duga menjadi otak dalam perkara pembobolan ini, serta juga memiliki satu kasus lainnya di lokasi yang tak jauh, yakni ruko yang berada di jalan Perintis Kemerdekaan.
“Tersangka Leman ini mempunyai dua laporan, yang satunya adalah mencuri plat kepingan besi seharga dua juta rupia,” ungkapnya.
Dikatakan Kompol Fadilah dalam kasus pencurian kepingan besi ini terdapat satu lagi pelaku berstatus sebagai penadah yang kini menjadi buronan polisi.
“Identitasnya sudah kami kantongi, sekarang unit Reskrim kami tengah melakukan pengejaran,” ungkapnya.
Sementara itu, pelaku Sulaiman mengakui perbuatannya melakukan aksi pembobolan rumah.
“Aksi tersebut dan uangnya kami bagi rata, untuk uang saya sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” aku dia. (**)











