Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Tidak sampai 1X24 jam, tiga pelaku penembakkan hingga menewaskan Eli Sujarwo (31), warga Desa Lubuk Keranji, Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil diringkus aparat.
Ketiga pelaku tersebut berinisial D, EK, dan EL yang merupakan tetangga dari korban.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kanit Pidum Polres Banyuasin, Ipda Raden Chandra Anugrah membenarkan penangkapan ketiga pelaku.
Menurut Ipda Raden, penembakan sekaligus pengeroyokan itu dilatar belakangi diduga kuat korban hendak melakukan pencurian sepeda motor milik salah seorang pelaku.
“Saat ini Polres Banyuasin telah mengamankan tiga pelaku penembakkan terhadap korban. Dalam aksinya, pelaku terlebih dahulu menembak tubuh korban baru kemudian melakukan pemukulan,” ujar Ipda Raden kepada awak media saat ditemui di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (11/9/2021).
Ia mengungkapkan ketiga pelaku yang diamankan setelah dilaporkan oleh warga atas kasus penembakan disertai pengeroyokkan.
Sementara itu, Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Dr Indra mengatakan, bahwa dirinya telah memeriksa jasad korban baik dari dalam maupun pemeriksaan luar.
“Kita telah melakukan pemeriksaan luar dan dalam dan ditemukan beberapa kekerasan terlihat di bagian punggung, dagu, paha, dan kaki,” kata Dr Indra.
Dr Indra mengatakan, penyebab kematian korban akibat tiga proyektil peluru di bagian pinggang, punggung dan kaki.
“Yang menyebabkan kematian korban tembakan di daerah pinggang dan punggung,” jelas Dr Indra.
Sebelumnya, adik korban Hendri Susanto (29) saat ditemui di Instalasi Forensik Bhayangkara Palembang mengungkapkan jika kakaknya itu ditembak tetangganya karena dikira hendak mencuri sepeda motor pelaku.
Peristiwa penembakan ini menurut Hendri Susanto, kakaknya sore kemarin hendak pergi ke kebun karet milik keluarganya.
Di tengah perjalanan korban melihat rumput yang kondisinya longgar.
“Kata Istrinya korban mau ke kebun karet. Di tengah perjalanan ia melihat rumput tinggi dalam kondisi tak biasanya. Saat dihampiri korban ternyata di dalam rumput itu ada sepeda motor milik tetangganya,” ujar Hendri kepada wartawan, Sabtu (11/9/2021).
Saat itu, korban berniat ingin menyelamatkan sepeda motor tetangganya tersebut.
Namun nahas, baru ingin mengambil sepeda motor itu, punggung korban ditembak oleh tetangganya tersebut.
Tidak sampai di situ, kening korban juga menjadi incaran namun, terkena dagu dan paha korban.
Korban berusaha ingin pulang ke rumah. Namun takdir berkata lain, nyawanya tak tertolong dan tewas di depan pelaku.
“Saya berharap pelaku dapat dihukum setimpal. Karena saat meninggal pelaku dan ketiga anaknya melarang warga untuk mendekat dan menghasut akan tebuang (dipenjara –red),” ujarnya. (**)











