Palembang, Sumselupdate.com –Tiga jenazah yang masih satu keluarga, Giarno (30), Siswanti (28), dan Resa (9) yang tewas secara mengenaskan, dibawa keluarganya ke Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (18/6) sekitar pukul 07.30.
Tiga jenazah tersebut dibawa melalui jalur udara untuk dimakamkan bersebelahan dengan ibu Giarno.
Paman korban Sutarno (53), warga Wonogiri berharap pelaku dapat ditangkap untuk diadili.
“Kami mengharapkan penjahat itu dapat ditangkap, dan mobil yang hilang dapat ditemukan,“ ujarnya.
Sementara itu, di TKP rumah korban Giarno yang sehari hari berjualan bakso di Jalan Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, petugas Polres Lahat di-back up Polda Sumsel melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyelidikan awal guna mencari bukti petunjuk pembunuhan sadis satu keluarga ini.
“Kita masih melakukan penyelidikan dari keterangan saksi dan alat bukti, sekarang kita mengejar seorang target yang diduga pelaku, orang yang kita kejar ini baru satu orang. Untuk bukti yang kita amankan banyak,” kata Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Daniel TM Silitonga ketika dihubungi, Sabtu (18/6).
Menurutnya, diduga satu keluarga ini merupakan korban perampokan oleh orang dekat.
Ketiga korban sendiri dihabisi pelaku di kediaman sekaligus tempat usahanya berdagang bakso di Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
Oleh para pelaku, mayat ketiga korban dibuang ke Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Jasad ketiganya ditemukan warga pada Rabu, 16 Juni 2016.
Atas penemuan mayat ini, petugas Polsek OKU Timur membawa ketiga jenazah ke RS Bhayangkara Polda Sumsel pada Jumat (17/6) sekitar pukul 02.30.
Siang harinya sekitar pukul 14.00, ketiga jenazah dilakukan otopsi yang dipimpin langsung oleh Dr indra Sakti Nasution, DR Mansuri, dan Drg Fauzan. (ery)











