Tiga Hari Hilang, Warga Gandus Ditemukan Tewas di Sungai Musi, Sempat Terlihat Mondar-mandir di Tepi Sungai

Writer: - Senin, 2 Maret 2026
Tim SAR gabungan, saat evakuasi jenazah Arisandi, korban tenggelam di sungai Musi Palembang, Senin (2/3/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Seorang pria bernama Arisandi (40), warga Jalan PDAM, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang, ditemukan tim SAR gabungan meninggal dunia, pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang di dapat, kejadian berawal pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, korban terlihat mondar-mandir dipinggir sungai Musi dekat galangan kapal.

Read More

Namun korban tak kunjung pulang kerumah hingga hari Minggu (1/3/2026) sore. Keluarga yang khawatir, kemudian mencari keberadaan korban dan hanya ditemukan sandal korban berada dipinggir sungai, diduga kuat korban jatuh dan tenggelam terseret arus sungai Musi.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada Minggu (1/3/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

“Berdasarkan informasi tersebut, saya langsung memerintahkan satu tim Rescue Basarnas Kantor SAR Palembang untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban,” ungkap Raymond, Senin (2/3/2026) siang.

Beberapa jam melakukan pencarian, lanjut Raymond, akhirnya sekitar pukul 03.00 WIB korban berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi galangan kapal tempat korban terlihat mondar-mandir.

“Namun belum bisa dilakukan evakuasi dikarenakan tubuh korban terjepit di bawah tongkat sehingga diputuskan untuk menunggu air sungai pasang. Setelah menunggu hampir tiga jam akhirnya sekitar pukul 06.00 WIB saat air mulai naik, korban dapat dievakuasi dan kemudian dibawa kerumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Raymond.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur antara lain BASARNAS Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, PMI serta masyarakat setempat, setelah ditemukannya korban langsung membubarkan diri ke satuannya masing-masing.

“Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” pungkas Raymond.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts