Tiga Anggota Polres Muratara Dipecat dengan Tidak Hormat

Upacara pemberhentian tidak dengan hormat di jajaran Polres Muratara.

Laporan : Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Tiga anggota Polres Musi Rawas Utara (Muratara) masing-masing Bripka Jumintar Penjaitan, Bripka Febriyadi dan Bripka Fitriyanto dipecat dengan tidak hormat (PTDH).

Bacaan Lainnya

Ketiganya dipecat karena melanggar pasal 12 ayat 1 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri, Pasal 11 huruf (c),Pasal 21 ayat 3 huruf (a) dan pasal 22 ayat 1 huruf (a) Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Upacara pemecatan ketiga anggota tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra, SIK, di halaman Mapolres Muratara, Senin (4/7/2022).

Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra, SIK, mengatakan merasa sedih karena ada anggota di PTDH. Namun hal itu juga tidak terlepas dari perbuatan personel itu sendiri dan institusi Polri tentunya tidak akan ragu untuk menindak anggotanya yang melanggar.

“Saya berharap untuk anggota yang di-PTDH ke depan tetap menjaga hubungan emosional terhadap Polri, dan berharap agar yang bersangkutan walaupun sudah tidak menjadi anggota Polri lagi tapi tetap bisa menjadi rekan Polri dalam menciptakan Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat,” harapnya.

Dia menambahkan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi anggota yang lain. Karena tidak mudah untuk meraih dan memakai baju coklat.

“Kalau anggota anggap memakai baju coklat sebuah hadiah atau anugerah, tentunya saya akan memberikan perspektif lain atau pandangan lain bahwa baju, atribut yang kita pakai merupakan kutukan, sebenarnya. Kenapa, sebab ketika kita memasuki kepolisian dan memakai baju coklat maka semua tingkah laku, gerak-gerik perbuatan atau apapun yang kita lakukan harus berdasarkan Tri Brata dan Catur Prasetya,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.