Palembang, Sumselupdate.com – Bermula dari omongan saling singgung, hingga terjadinya pembacokan satu keluarga oleh tetanganya sendiri di Lorong Perbatasan Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (18/2).
Pembacokan diduga dilakukan oleh M Sani Cs dikarenakan ketersinggungan pelaku terhadap korban yang mengatakan ‘awas ada preman besar yang lewat’.
Mendengar ucapan itu pelaku naik pitam dan pulang ke rumah mengambil golok lalu mendatangi rumah korban yang tak jauh dari rumah pelaku di TKP, lalu pelaku langsung menyerang korban yang lagi ada di depan rumah.
Tak menyangka apa yang akan dilakukan Sani cs tiba-tiba tanpa banyak tanya pelaku pun membabi buta membacokan goloknya. Ayunan golok tersebut, mengenai M Tusni yang terkena sabetan golok di keningnya.
Hesti Rahayu ditelapak tangan, Desi Triana terkena sabetan di pergelangan tangan, Efendi dibacok pada bagian pipi dan Sarnupik terkena bacokan di paha kanan.
Usai melakukan aksinya tersebut pelaku langsung kabur. Melihat kejadian berdara tersebut, tetangga nya langsung membawa kelima korban ke rumah sakit Muhamadiyah.
Dari kejadian tersebut keluarga korban M. Fahmi (28) yang didampingi kuasa hukumnya Alfaisal langsung membuat laporan ke Polsek SU II Palembang.
“Saya mewakili keluarga untuk melaporkan Sani cs yang telah membacok keluarga saya dan kini masih di rawat di Rumah Sakit Muhamadiyah,” tuturnya.
Sementara itu Kapolsek SU II Kompol Yenni melalui Kanit Reskrim Ipda Andre membenarkan telah terjadi keributa hingga terjadinya pembacokan,dimana antara korban dan pelaku ini masih tetangga. Namu dari kejadian tersebut kita langsung bergerak cepat mengamankan pelaku atas nama M Sani dan anaknya Lukman.
Untuk ke dua pelaku ini belum bisa kita periksa dikarnakan sampai malam ini keluarga korban masih ramai menunggu di polsek,jadi kedua pelaku langsung kita amankan didalam sel agar tidak terjadj keributan,” tutupnya. (tra)











