Terpengaruh Pengobatan Alternatif Remaja Tertipu Rp 13 juta

Senin, 5 Desember 2016
Korban Novi (jilbab coklat) ditemani Kiki saat melapor ke SPKT Polresta Palembang,Senin (5/12/2016).

Palembang, Sumselupdate.com – Akibat telah menjadi korban penipuan dengan modus bisa mengobati secara alternatif, Novi Resyana (21) warga Sembawa harus kehilangan uang sebesar Rp 13 juta sehingga melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (5/12/2016).

Di hadapan petugas piket Novi menceritakan, kejadian bermula saat ia bersama temanya Kiki menyambangi pusat perbelanjaan Palembang Indah Mall (PIM) Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Minggu (4/12/2016) sekitar pukul 02.00.

Read More

Dengan terlebih dahulu janjian untuk nonton bioskop. Lalu, setibanya di lokasi korban bertemu dengan seseorang yang mengaku berasal dari negara Malaysia.

Kemudian, pria tersebut berpura-pura tersasar dan meminta diantarkan untuk melihat pameran benda-benda sejarah dan lukisan dan bertanya kepada seseorang yang diyakini korban merupakan teman pelaku. Kemudian, ia bersama terlapor terlibat obrolan yang panjang, hingga pelaku mengatakan kalau Kiki sudah menjadi korban guna-guna yang dilakukan seseorang.

Lantas, terlapor menawarkan diri untuk memberikan pertolongan dan menyembuhkan penyakit yang menimpa Kiki.

“Pelaku bilang ada 17 jarum yang tertanam di badan Kiki karena terkena guna-guna. Lalu,dia menawarkan untuk menyembuhkan penyakit dengan langsung menghisap jari tangan Kiki dan ada 6 jarum yang keluar dari mulut dia,” terangnya.

Setelah itu, kata dia, pelaku menyuruh Kiki pulang ke rumah untuk mandi dan sholat agar pelaku dapat mengeluarkan sisa jarum yang masih tertanam di tubuhnya.

Lalu, Kiki meninggalkan dirinya bersama dua terlapor. “Lalu pelaku bilang kalau jarum yang ada di badan Kiki itu akan pindah ke badan saya dan keluarga, kalau Kiki terlambat mengobatinya. Karena takut akhirnya saya mencari pinjaman uang kepada teman-teman sebesar Rp 9,5 juta dan 4,3 juta lalu saya transfer ke rekening pelaku. Selain itu, ponsel saya juga diambil pelaku Pak,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan saat ini sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Palembang.

“Anggota sedang melakukan penyelidikan di lapangan untuk menangkap pelaku,” kata Maruly. (tra) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts