Jakarta, Sumselupdate.com – Terkait massa Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu yang diprediksi berdasarkan google map mencapai 2,2 juta, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memberikan komentar.
Menurutnya, dari massa tersebut banyak yang tidak tahu tujuan dari aksi yang menuntut Basuki Tjahja Purnama alias Ahok ditangkap dan ditahan atas kasus penistaan agama.
“Kalau saya perhatikan massa kemarin (4) November, sebenarnya banyak mereka tidak mengerti dibawa ikut serta,” kata Megawati saat konferensi pers bersama Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11).
Mantan Presiden RI ini juga menyoroti aksi yang sejak awal damai, tetapi di ujungnya ada sebagian dari massa yang justru berupaya tidak baik.
Selain itu, dia kembali meminta media untuk jangan ikut memanaskan kondisi.
“Saya berulang kali meminta kepada media dan pers, jangan ikut memanas-manasi. Justru ikut menyejukkan. Kasihan nanti yang menderita itu rakyat, bukan kalian. Yang di bawah, tidak ngerti apa-apa, bukan kalian,” ujarnya.
Terkait Pilkada DKI Jakarta, Mega menuturkan bahwa proses demokrasi itu sudah berjalan sejak dulu. Hanya saja sekarang ini dia melihat ada sejumlah pihak yang ingin membuat pesta demokrasi di ibukota ini ramai.
“Ada sebuah hal yang menurut saya justru dibuat sedemikian rupa yang membesarkan satu Pilkada di Jakarta yang seharusnya kita sendiri harus menjaga,” tuturnya.
Dalam kesempatan sama, Mega juga menyentil sikap partai-partai pendukung pemerintah yang lain di Pilkada DKI Jakarta. Dia mempertanyakan PAN, PPP dan PKB yang memilih berseberangan dengan sesama partai pendukung pemerintah.
“Bagaimana dengan PAN, PPP, PKB, yang dewasa ini kalau kita mengetahui mereka mengikuti Pilkada dengan pencalonan yang berbeda. Padahal pada waktu yang lalu, saya sudah mengatakan, sebaiknya kalau bersatu di dalam sebuah penguatan di pemerintahan, seharusnya dalam pilkada-pilkada kita bisa bersama-sama. Tapi hak partai menentukan itu,” tuturnya. (shn)











