Plt Bupati Muba Sampaikan Nota Keuangan 2017

Senin, 21 November 2016
Plt Bupati Muba David BJ Siregar membacakan nota keuangan APBD Muba 2017 di ruang rapat paripurna DPRD Muba.

Sekayu, Sumselupdate.com – Plt Bupati Kabupaten Musi Banyuasin David BJ Siregar menyampaikan nota keuangan APBD 2017 dalam rapat paripurna masa persidangan III, ke-1 di gedung DPRD Muba, Senin (21/11/2016)

David mengatakan, nota keuangan ini memuat penjelasan secara garis besar arah dan kebijakan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017 yang merupakan bagian dari upaya pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana kerja pemerintah daerah dan mengacu pada RPJM Kabupaten Muba.

Read More

Untuk mencapai program prioritas pemerintah daerah 2017 dengan tema ‘Pengembangan Industri, Investasi dan Inovasi’ yang diarahkan untuk mencapai prioritas sebagai berikut, pertama meningkatkan penelitian dan pengembangan inovasi daerah.

Pengembangan agribisnis dan agroindustri perdesaan, pengembangan klaster industri, pengembangan kewirausahaan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan teknologi tepat guna, peningkatan UMKM serta peningkatan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran akses kegiatan perekonomian.

Secara umum APBD 2017 sebesar Rp203.693.580.000 mengalami penurunan Rp25.311.487.648 atau 11,05 persen. Dana perimbangan sebesar Rp2.446.897.537.000 mengalami penurunan Rp288.878.174.394 atau turun 10,56 persen dan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp78.931.173.000 mengalami kenaikan Rp58,800.733.400 atau 292,10 persen.

Kemudian Rencana APBD 2017 sebesar Rp2.732.522.258.000, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1.242.965.592.200 dan belanja langsung Rp1.489.556.665.800.

“Untuk mencapai sasaran pembangunan 2017, belanja tersebut dialokasikan ke dalam beberapa urusan yaitu urusan wajib pelayanan dasar sebesar 61,63 persen, wajib bukan pelayanan dasar 6,18 persen, urusan pilihan yang terdiri dari bidang kelautan perikanan, bidang pertanian, perdagangan dan perindustrian sebesar 3,24 persen, serta urusan pemerintah fungsi penunjang sebesar 28,95 persen,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, untuk pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan bersumber dari pembiayaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu (SILPA) dalam APBD 2016 diperkirakan sebesar Rp30.000.000.000 dan pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal Bank Sumsel Babel Rp5.000.000.000 dan PDAM Tirta Randik Rp22.000.000.000.

Ketua DPRD Muba Abusari, SH MSi saat memimpin rapat paripurna mengatakan, rapat ini adalah sebagai rapat awal untuk dimulainya rapat-rapat pembahasan Rancangan APBD Muba 2017. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah serta tahap-tahap pembicaraan yang telah digariskan oleh peraturan tata tertib dewan.

“Maka terhadap pengantar nota keuangan yang disampaikan Bupati tersebut, diperlukan tanggapan fraksi-fraksi Dewan untuk disampaikan dalam bentuk pemandangan umum pada ke 2 besok,” jelasnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts