PALI, Sumselupdate.com – Terkait permasalah selisih jauh jumlah Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018 mendatang yang hanya 116.014 mata pilih. Sementara, ketika pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2015 lalu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten PALI di angka 131.437 mata pilih.
Ketua DPRD Kabupaten PALI Drs. H. Soemarjono bersama anggota DPRD PALI lainnya beberapa waktu lalu berkoordinasi ke Dirjen Dukcapil RI. Ternyata, perbedaan selisih jauh jumlah DP4 tersebut berawal dari laporan Disdukcapil Kabupaten PALI.
“Mulanya, antara DPRD, KPUD, Disdukcapil PALI menggelar rapat koordinasi. Dan data yang diterima kami dari KPUD PALI, DP4 berjumlah 116.014. Yang diketahui jumlah tersebut sangat jauh dari DPT ketika pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI 2015 silam,” jelasnya.
Untuk itu, pihaknya menindaklanjuti jumlah selisih tersebut ke Dirjen Dukcapil RI. “Ternyata, berawal dari laporan Disdukcapil PALI, mereka (Dirjen Dukcapil) hanya terima data, kemudian diteruskan ke KPU,” tambahnya.
Sementara, ketika ditanya ke Disdukcapil PALI dasarnya laporan tersebut adalah penduduk yang pernah melakukan pelayanan, seperti pembuatan akte, KTP, KK, surat nikah, dan lainnya. “Sementara, warga yang belum sama sekali melakukan pelayanan jadi tidak terdata itu,” imbuhnya.
Untuk itu, politisi PDIP itu akan meminta bantuan camat dan seluruh kepala desa (kades) di kabupaten PALI untuk mendata penduduk di wilayah mereka masing-masing.
“Langkah selanjutnya, kita akan kumpulkan seluruh camat dan kades untuk memulai mendata penduduk mereka terakhir. Hasilnya, kalau ada perubahan akan diteruskan ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) RI. Bisa saja DP4 bisa berubah,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua KPUD PALI H. Hasyim, SE melalui komisioner Adi Chandra belum bisa memberikan jumlah pasti ke media ini. “Masih proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit), satu bulan penuh. Dan belum direkap karno masih tahapan,” singkatnya belum lama ini. (adj)











