Tatap Muka Batal Lagi, Sekolah Telah Terima Surat Edaran

Selasa, 6 Juli 2021

Palembang, Sumselupdate.com – Sejumlah sekolah mulai dari tingkat satuan TK/PAUD, SD hingga SMP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palembang, telah menerima surat edaran yang menyatakan belajar tatap muka kembali dibatalkan dan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) diteruskan.

Surat edaran ini nomor 420/2054/DISDIK/2021 Tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020/2021.

Read More

Dalam surat tersebut berisikan dua point penting, pertama yakni pembelajaran pada tahun 2021/2022 yang diawali pada 12 Juli 2021 belum dapat dilakukan dengan tatap muka. Satuan pendidikan agar melanjutkan pembelajaran daring atau luring.

Point kedua yakni, kebijakan penundaan pembelajaran tatap muka ini akan dievaluasi hingga terlaksanaknya vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Palembang untuk guru, tenaga pendidik, orangtua dan peserta didik sebanyak 80 persen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 186 Palembang, Zahara mengatakan pihaknya telah menerima surat edaran tersebut sejak kemarin.

“Ya, sudah kita terima secara resmi dan ini pun juga telah kita beritahukan ke wali siswa agar mereka tahu juga. Memang banyak wali siswa juga kecewa dengan dibatalkannya ini,” katanya, Selasa (6/7/2021).

Dalam surat edaran tersebut memang dituliskan bahwa penundaan ini belum tahu sampai kapan. Ia mengatakan, sekolahnya memang juga belum termasuk sebagai sekolah yang ditunjuk untuk dibuka pada PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas 12 Juli mendatang yang sebelumnya telah direncanakan.

“Kebetulan kita bukan sekolah yang ditunjuk. Untuk di Kecamatan Sematang Borang ini hanya ada tiga SD saja rencana akan dibuka dan kita belum,” katanya.

Ia mengatakan, akan menjalani dan mengikuti apa yang telah menjadi keputusan pemerintah untuk masig menggelar sekolah secara daring.

“Selama ini masih kita lakukan pembelajaran daring dan bagi siswa yang terkendala HP ya masih ada yang datang ke sekolah untuk mengambil dan mengumpulkan tugas,” katanya.

Terkait vaksinasi, pihaknya mengaku semua guru dan tenaga pendidik yang ada di sekolah tersebut semua sudah melakukan vaksinasi.

Alhamdulilah, kalau vaksinasi sudah kita lakukan,” katanya. (Iya)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts