Tangan Dingin Jami’ah, Sulap Perkarangan Jadi Produktif Hingga Raih Kalpataru

Writer: - Selasa, 31 Oktober 2023
Beragam penghargaan yang diraih Jami'ah seperti kalpataru dari Gubernur Sumsel H Herman Deru. Jami'ah merupakan anak asuh PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju.

Palembang, sumselupdate.com – Jami’ah (54) warga Lorong Selamet No 60 RT 05 RW 02 Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kota Palembang Provinsi Sumsel sukses merubah perkarangan rumahnya menjadi produktif.

Mulai dari menjadikan perkarangan tempat tumbuhnya tanaman obat keluarga (toga), memanfaatkan tanaman sebagai bahan pangan olahan seperti teh herbal, membuat makanan serba biru hingga inovasi terbarunya eco print.

Perkarangan rumah Jami’ah yang disulap menjadi produktif hingga meraih kalpataru.

Bahkan berkat kerja keras dan tangan dinginnya tersebut, berdasarkan SK Gubernur Sumsel 422/KPTS/DLHP/2023, iapun diberikan penghargaan kalpataru kategori pembina lingkungan pada Juli lalu oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru. Ibu satu orang anak ini juga merupakan anak asuh  PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit (RU) III Plaju (Kilang Pertamina Plaju) sejak 2020 lalu.

Perkarangan rumah Jami’ah yang disulap menjadi produktif hingga meraih kalpataru.

Saat bertandang ke rumahnya yang asri, Jami’ah menyambut pewarta dengan wajah sumringah, masuk teras rumahnya langsung disuguhkan deretan piagam penghargaan dan foto yang terpajang apik di dinding saat ia meraih berbagai prestasi.

Beragam penghargaan yang diraih Jami’ah seperti kalpataru dari Gubernur Sumsel H Herman Deru. Jami’ah merupakan anak asuh PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju.

Mulai dari penghargaan anugerah pesona desa wisata Sumsel 2023, juara 2 kampung toga inovatif (Jami’ah) Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kota Palembang yang diraih 2 Agustus 2023, juara terbaik 1 inovator kategori pengelola umkm inovatif  pada anugerah inovator Sumsel 2022 yang diserahkan Gubernur Sumsel H Herman Deru, pemenang 1 kelompok asuhan mandiri kesehatan tradisional kategori perkotaan tingkat Sumsel tahun 2022, anugerah Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju Kota Palembang. Selain itu, Jami’ah pernah meraih penghargaan posyandu terinovatif Puskesmas Plaju 2022.

Beragam penghargaan yang diraih Jami’ah seperti kalpataru dari Gubernur Sumsel H Herman Deru. Jami’ah merupakan anak asuh PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju.

Kemudian double winner taman toga dan pemanfaatan toga dari Walikota Palembang H Harnojoyo 2020, piagam penghargaan desa wisata kampung pangan inovatif Kota Palembang Sumsel sebagai desa wisata binaan Kemenparekraf RI anugerah desa wisata Januari 2023 desa wisata simbol kebangkitan ekonomi nasional, juara 2 kategori masyarakat terinovatif kompetisi inovasi Kota Palembang tahun 2021 pada 26 Oktober 2021, juara 3 lomba kampung kreatif Kota Palembang 2022 Jami’ah Rizky Herbal, piagam penghargaan Jami’ah  Inovatif tahun 2021 dari Camat Plaju H Ahmad Furqon dan sebagainya.

Beragam penghargaan yang diraih Jami’ah seperti kalpataru dari Gubernur Sumsel H Herman Deru. Jami’ah merupakan anak asuh PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju.

Istri dari Ahmad Wijaya (50) ini juga pandai memasak, bahkan kreasi dan inovasi  sudah banyak dibuatnya seperti anekaragam pempek biru antaranya pempek telur, pempek lenjer berbahan dasar ikan maupun telur, tekwan biru, pie biru, nasi gemuk biru, nasi tumpeng biru aneka lauk pauk seperti ayamgoreng, telur sambal, orak arik tempe, sambal.

Selain itu agar-agar tumpeng biru, es selasih jeruk nipis ungu dan biru dan lainnya. Makanan dan minuman tersebut berbahan dasar bunga telang yang jika diproses merupakan penghasil warna biru dan ungu.

Makanan dan minuman olahan kreasi inivatif dari bunga telang yang dipetik dari perkarangan rumah Jami’ah.

Harga makanan dan minuman bervariasi mulai mulai dari pempek dijual Rp3ribu/buah, tekwan Rp10ribu/porsi, nasi gemuk Rp 10ribu-Rp15ribu/porsi, nasi tumoeng Rp250ribu-400ribu/tumpeng, minuman Rp5ribu dan sebagainya. Rata-rata omset dagangan makanan dan minumannya mencapai Rp3jutaan perbulannya. Adapun khasiat bunga telang adalah mengatasi penyakit diabetes, melancarkan saluran pencernaan, mengatasi kolesterol, mengobati penyakit mag dan mencegah penuaan dini.

Menurut Jami’ah, bahan dasar pengeloaan makanan dan minuman tersebut dipetik dari perkarangan yang berukuran 9x33meter yang letaknya persis disamping rumahnya. Di perkarangan ini ditanam 60 macam jenis tanaman antaranya sambiloto, tanaman bidara arab, bidara iraq, buat tin, daun ungu, kerikir, apel india, asem, cabe rawit, pakcoy, bunga telang, jahe, jeruk nipis, aglonema,kumis kucing, belimbing wuluh dan sebagainya.

Makanan dan minuman olahan kreasi inivatif dari bunga telang yang dipetik dari perkarangan rumah Jami’ah.

Ibu dari M Rizky Ruwansyah ini memang hobi bercocok tanam sejak muda, awal mula ia digandeng Pertamina pada 2020 karena meraih double winner taman toga dan pemanfaatan toga dari Walikota Palembang H Harnojoyo 2020. Sejak saat itu dibawah komando Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari, ia pun dididik dengan teliti bahkan langsung mendapatkan bantuan berupa pot hydroponik 300lobang, mesin pencacah untuk pembuatan teh 1 unit, 1 unit oven kue untuk memanggang teh, 1 unit solar food dehydrator, yang merupakan alat pengering yang mengandalkan sinar surya sebagai penghangatnya, magic com untuk membuat bubur anak-anak guna mengatasi stanting, saluran air dan tedmon untuk menyiram tanaman, pelatihan gratis untuk membuat kue pie, pukis sebanyak 10orang. Hasilnya sungguh memuaskan, ia bersama kelompok Melati-nya mampu membuat teh herbal kering dengan kemasan cantik.

Bahkan produk teh herbal Jam’iah Rizky Herbal yang dimulai tahun 2020, merupakan Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini, mampu meraup keuntungan Rp1-3jutaan setiap bulannya. Iapun menjual teh herbal kemasan tersebut ke berbagai tempat seperti Pali, Palembang, Padang dan sebagainya. Sementara untuk tenaga kerja ia gandeng saudara dan tetangga rumahnya.

Sangking ciamik produk yang dibimbing oleh Pertamina RU III tersebut, teh kering herbalnya tembus pada even berkelas di Indonesia, yaitu rangkaian acara G20 di Nusa Dua Bali. Pertaminapun memesan 600 box suvenir, yang berisi 4 kaleng teh herbal rosela, bunga telang, sambiloto, peppermint.

Jami’ah yang merupakan anak asuh Pertamina RU III Plaju  melalui program Kampung Pangan Inovatif ini selalu bersyukur atas rezeki dan capaian yang sudah ia raih dalam hidupnya.

“Alhamdulillah wasyukurillah, ini semua jalan dari langit. Alhamdulillah ini semua anugerah Allah SWT, saya tidak pernah bermimpi bisa mendapatkan bantuan dari Pertamina RU III Plaju, menjadi anak asuhnya, diajarkan banyak pengetahuan bahkan mendapat banyak bantuan,” kata Jami’ah.

Jam’iah bersama anggota kelompoknya Jasmine yang beranggotakan 23orang membuat eco print yang menggunakan pewarna alami di teras rumah yang memanfaatkan tanaman di perkarangannya.

Bahkan, inovasi terbaru yang didukung Pertamina RU III Plaju adalah eco print yaitu batik ramah lingkungan, dengan teknik cetak pewarnaan kain alami yang sederhana namun dapat menghasilkan motif unik menggunakan dedaunan seperti daun jarak merah, daun ubi jepang, kayu secang, daun jambu, daun tangi, daun jati, daun kalpataru, daun ketepeng.

“Alhamdulillah kita selalu mendapatkan dukungan dari Pertamina RU III Plaju, mereka memberikan bantuan berupa kursus gratis untuk 23 orang anggota kami. Bahan katun dan bahan sutra untuk membuat baju, jilbab dan tas serta plastik dan merek juga diberikan,” katanya.

Jam’iah bersama anggota kelompoknya Jasmine yang beranggotakan 23orang membuat eco print yang menggunakan pewarna alami di teras rumah yang memanfaatkan tanaman di perkrangannya.

Menurutnya meski membuat batik eco print tidaklah mudah, namun bersama 23 orang anggota kelompoknya yang bernama Jasmine, iapun tetap bersemangat. Pertama kali sebelum mencetak motif, kain harus dicuci dengan tawas, kapur sirih, cuka belanda dan ditambahkan pewarna dasar dari daun tangi untuk warna kuning dan daun jambu biji untuk warna merah jambu.

Setelah itu kain dibentangkan di lantai kemudian di letakkan aneka ragam dedaunan, selanjutnya ditutup dengan kain sutra kembali, selanjutnya ditutup dengan plastik hitam dan digulung. Tak hanya itu proses berlanjut dengan pengukusan selama 2jam kemudian kain yang digulung dibuka dan selanjutnya dicuci kembali dengan sampo dan dijemur selama 4 jam sampai kering.

“Alhamdulillah semua bahan diambil dari perkarangan rumah. Bahkan membuat batik eco print di teras rumah sendiri. Kemarin modal saya Rp3 jutaan bisa meraup keuntungan sampai Rp2 jutaan diluar modal. Harga jilbab kita jual Rp120 ribu per lembar, baju dijual Rp400 ribuan, tas kecil berbahan dasar katun dijual Rp50 ribu.

Jam’iah bersama anggota kelompoknya Jasmine yang beranggotakan 23orang membuat eco print yang menggunakan pewarna alami di teras rumah yang memanfaatkan tanaman di pekarangannya.

Dengan inovasi baru yang dibantu Pertamina RU III Plaju, alhamdulillah membuka lapangan pekerjaan untuk saudara dan tetangga saya yang kebanyakan ibu rumahtangga. Selain itu menambah pendapatan bagi kami. Alhamdulillah saya juga pernah diundang ke luar kota untuk memberikan edukasi kepada pengrajin seperti di Banyuasin, Pali Sumsel sampai Bengkulu. Mungkin karena penilaian itulah Gubernur Sumsel H Herman Deru pada Juli lalu memberikan penghargaan berupa kalpataru bidang pembina lingkungan. Terimakasih saya sangat bersyukur kepada Allah SWT,” kata Jami’ah saat menyambut kedatangan Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari untuk monitoring pembuatan batik eco print berbahan dasar sutra dan katun.

Kedepan ia pun berharap memiliki rumah produksi sendiri yang lebih permanen, saat ini pihaknya baru memiliki tanah namun belum mampu membangun gedungnya.

“Kami sangat berharap bantuan kepada Pertamina RU III Plaju dan pihak lainnya seperti Pemkot Palembang hingga Pemprov Sumsel. Terimakasih banyak Pertamina RU III budi baikmu takkan mungkin bisa kami balas, hanya doa terbaik yang bisa kami panjatkan kepada Allah SWT agar Pertamina menjadi perusahaan yang kuat sehat dan makin maju untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia,” harapnya.

Tetangganya Tin mengaku salut dengan Jami’ah, “Salutlah, alhamdulillah saya diajaknya dalam kelompok sehingga bisa membuat batik eco print. Insya Allah ilmu yang didapat akan dipraktekkan. Tangan dingin Jami’ah merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kami sangat senang dibantu dan dididik oleh Pertamina RU III terimakasih,” kata Tin.

Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari saat sedang memonitoring pembuatan eco print di halaman rumah Jami’ah bersama anggota kelompoknya.

General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Yulianto Triwibowo melalui Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari mengatakan bahwa Jami’ah adalah salah satu local hero yang merupakan anak didik Pertamina RU III Plaju yang sangat ingin maju dan berpotensi untuk makin dikembangkan.

“Tangan dingin Jami’ah membuat sesuatu yang belum ada menjadi ada. Kami sangat senang dengan anak asuh yang gigih dan ingin terus belajar. Pertamina memberikan interest dibidang teh herbal dari berbagai tanaman seperti rosella, bunga telang sambiloto, papermint yang berkhasiat untuk kesehatan. Bahkan saat G20 di Nusa Dua Bali Pertamina memesan teh herbal ini untuk souvenir. Ternyata diperjalanan beliau yang kreatif ini mengembangkan ecoprint tentunya batik  berbahan dasar pewarna alami ini kita respon positif. Kita berikan gratis kursus ecoprint untuk 23orang anggota kelompok, bahan dan biaya kursus kita tanggung. Bahkan hasil produksi beberapa waktu lalu kita beli. Tujuannya agar pelaku UMKM seperti Bu Jami’ah ini makin bersemangat untuk meningkatkan nilai ekonomis dan menciptakan lapangan pekerjaan. Alhamdulillaj Bu Jami’ah juga mendapatkan kalpataru dari Gubernur Sumsel dan penghargaan luar biasa lainnya,” ujar Mimi panggilan karibnya saat melakukan monitoring dan pembinaan kepada anggota kelompok UMKM Jasmine di rumah Jami’ah.

Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari didampingi Jamiah saat sedang memonitoring pembuatan eco print di halaman rumah Jami’ah bersama anggota kelompoknya.

Menurut Mimi, CSR dialokasikan Pertamina RU III Plaju dari keuntungan perusahaan agar bisa menciptakan program tangungjawab sosial lingkungan (TJSL) untuk pelaku UMKM agar makin maju dan mandiri. Saat ini ada 42 pelaku UMKM yang terus diberikan bantuan seperti Jami’ah, pembuat tempe, pelaku budidaya ikan belida dan sebagainya.

Disinggung soal cita-cita Jami’ah untuk membuat rumah produksi, ia mengatakan hal tersebut sangat baik tentunya pihak Pertamina akan merespon dengan positif.

Area Manager Communication Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju Siti Rachmi Indahsari saat sedang memonitoring pembuatan eco print di halaman rumah Jami’ah bersama anggota kelompoknya.

“Namun kita punya tim lapangan yang tentunya akan memverifikasi dan melihat konsistensi dan potensi Bu Jami’ah kedepan seperti apa. Insya Allah kita akan berikan bantuan yang terbaik yang tepat sasaran dan berdayaguna,” ujarnya.

PJ Walikota Palembang Ratu Dewa.

Pj Walikota Palembang H Ratu Dewa mengatakan pelaku UMKM yang memiliki orangtua asuh sangatlah beruntung, karena mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah pihak Pertamina RU III Plaju sangat perduli, kami Pemkot Palembang sangat berterimakasih. Dan kamipun akan terus melakukan pembinaan terhadap berbagai macam usaha pelaku UMKM, apalagi yang mau mengembangkan diri seperti Jami’ah hingga meraih piala kalpataru dari gubernur,” kata Pj Walikota H Ratu Dewa.

Pj Gubernur Sumsel H Agus Fatoni.

Pj Gubernur Sumsel DR H Agus Fatoni mengatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung penuh pengembangan pelaku UMKM dengan memberikan kemudahan dalam menjalankan usaha, bahkan bagi yang berprestasi diberikan penghargaan seperti kalpataru kategori pembina lingkungan pada Juli lalu oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.

“Ayo terus berkarya dan berinovasi unggul Bu Jami’ah meskipun dari perkarangan dan teras rumah. Kami sangat mendukung pelaku UMKM yang mau bangkit dan maju. Kalpataru yang sudah diraih diharapkan sebagai cambuk makin memotivasi diri untuk makin sukses di masa mendatang,” ujar PJ Gubernur Sumsel DR H Agus Fatoni. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts