Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com — Mendengar rekannya telah dirungkus Tim Jatanras Polda Sumsel beberapa waktu lalu, akibat membegal sejumlah pemuda di Jalan Kolonel H Burlian pada 2019 silam, Rizki alias Godek (20) warga Lorong Terusan 1, Kertapati, akhirnya memutuskan menyerahkan diri, Jumat (11/6/2021).
Dengan ditemani keluarganya, Godek mengaku takut ditembak oleh anggota Jatanras Polda Sumsel, sehingga ia akhirnya memutuskan menyerahkan diri. Godek juga mengakui telah membegal korban tepatnya di seberang JM Sukarame, hingga sebabkan korban alami luka bacok dan dilarikan ke RS Muhammad Husein.
“Aku takut ditembak, karena aku lihat di facebook kawan-kawan la ketangkep dan ado yang keno tembak,” ujar Godek saat ditemui di ruangan Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.
Godek membantah atas pengakuan temannya Kakek, yang menuduhnya menerima semua uang hasil penjualan motor korban.
“Lakunyo itu Rp1,8 Juta. Aku tidak menerima sepersen, pun dituduhnyo aku nerimo galo (menerima semua),” jelasnya.
Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompo Cristoper Panjaitan mengatakan, pelaku terakhir yang menyerahkan diri.
“Pelaku yang kita amankan ini, pelaku begal motor di depan JM Sukarame, Palembang, yang berjumlah empat orang. Yang menyerahkan diri karena ada ketakutan akan ditembak petugas,” katanya.
Dikatakannya, peran dari pelaku Godek ini yang juga ikut mengambil korban bersama ketiga temannya. Atas tindakkan tersebut, pelaku terjerat pasal 365 dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (**)











