Palembang, Sumselupdate.com – Lantaran terbelit masalah ekonomi karena tidak mempunyai pekerjaan, Gatot Subroto (43) warga Jalan Panca Usaha, Lorong Anggrek, Kecamatan SU I Palembang nekat kembali melakukan aksi copet di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.
Namun apes bagi ayah tiga anak ini, usai melancarkan aksinya mencopet satu unit Handphone merek Samsung di Lorong Basah, Pasar 16 Ilir, Jumat (17/11), aksinya pun diketahui anggota Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang dan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur saat ditangkap
“Pelaku sudah menjadi target operasi karena sering beraksi. Tersangka merupakan residivis copet yang sudah beberapa kali melancarkan aksinya dikeramaian pasar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui Kanit Tekab 134 Ipda Daniel Dirgala, Minggu (19/11/2017).
“Berdasarkan dari pengakuannya sudah 8 kali, dan ini yang kedua kalinya ditangkap. Atas ulahnya pelaku, dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” timpalnya.
Sementara itu tersangka Gatot mengaku, terpaksa melakukan aksi copet lantaran sulit untuk mencari pekerjaan dan tidak mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.
“Sudah 8 kali saya mencopet, dua kali ditangkap. Itu karena tidak ada pekerjaan, anak 3 mau dikasih makan semua. Saya tidak tahu kalau polisi sudah memantau saya dari dalam mobil. Saat saya mencopet HP itu, polisi langsung mengepung saya,” tegang residivis copet yang baru 4 bulan keluar penjara ini. (tra)











