Tak Mau Bayar, Semmy Malah Tikam PSK yang Dikencani

Kamis, 12 Desember 2019
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Bukannya membayar wanita pekerja seks komersial (PSK) yang sudah ia kencani. Semmy Ditya Carlos (20) justru menganiaya Atih Kartika (22), seorang PSK yang baru saja dipakainya hingga terluka parah.

Semmy membacok Atih karena marah saat ditagih usai berhubungan badan di kamar kos Korban di Jalan Rimba Kemuning, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, pada Senin (2/12) lalu.

Read More

Pelaku mengatakan, ia mengenal korban lewat aplikasi Michat, dari perkenalan tersebut tersangka mengajak korban berhubungan badan.

“Sesudah berhubungan, dio (korban) makso aku minta duet bayaran. Aku sama sekali katek duet, jadi kami ribut. Karena kesal, aku ambil pisau dan langsung aku tusuk,” ujar warga Banyuasin ini saat diamankan di Polsek Kemuning Palembang, Kamis (12/12/2019).

Setelah membacok korban, tersangka langsung kabur tanpa memakai sehelai pakaian. Saat korban dibacok oleh tersangka korban menjerit meminta tolong. Karena itulah yang membuat tersangka menjadi panik sehingga kabur tanpa mengenakan busana sama sekali.

“Korban waktu aku bacok jerit dio mintak tolong, aku jadi panik. Makanyo aku lari dak sempat makai pakaian, semuanya aku tinggal di kos korban,” tuturnya.

Kapolsek Kemuning AKP Robert Sihombing mengatakan penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Semmy terhadap korban berawal dari perkenalan melalui aplikasi perkenalan. “Pegawai kos sempat mendengar teriakan korban. Saat menuju ke kamar korban, tersangka keluar tanpa busana. Saksi sempat akan menangkap tersangka, tapi berhasil kabur,” ujar Robert.

Dari laporan pegawai kos, lanjutnya pihaknya mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian. Sedangkan korban, sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka sayatan di alis, leher, jari dan jangan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan identitas tersangka yang ada di dalam dompet. Dari dompet tersangka, sama sekali tidak ada uang. Tersangka ini, modal nekat untuk mengajak korban bercinta yang merupakan warga datangan dari Jawa Barat.

“Tersangka kami tangkap di rumahnya. Saat itu, tersangka sempat tidak mengaku. Tetapi setelah ditunjukan bukti baju dan identitas tersangka yang tertinggal di kosan korban akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,” pungkasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts