Tak Mampu Bayar Transfer OVO, Seorang Ibu di Tanjung Barangan Palembang Dibawa ke Kantor Polisi

Penulis: - Selasa, 28 November 2023
Neni yang tengah menggendong anak dibawa ke kantor Polsel IB I Palembang lantaran belum membayar membayar uang yang sudah ditransfer salah satu counter pulsa sekaligus pengisian uang digital ke rekening yang dimintanya, Selasa (28/11/2023).

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang ibu beranak satu dibawa Opsnal Unit Reskrim Polsek Ilir Barat (IB) 1 Palembang lantaran tak sanggup membayar uang yang sudah ditransfer salah satu counter pulsa sekaligus pengisian uang digital ke rekening yang ditunjuknya.

Peristiwa dugaan penipuan ini terjadi di Safa Cell yang berada di Jalan Tanjung Barangan depan Lorong Temiyang XIII, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang, Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Indri, pemilik Safa Cell kepada Sumselupdate.com menceritakan jika kasus dugaan penipuan ini bermula dirinya didatangi seorang ibu yang tengah menggendong anak perempuan berusia tiga tahun.

Ketika itu, menurut Indri, ibu yang mengenakan jilbab berwarna maron turun dari mobil yang belakangan diketahui Go-Car.

Advertisements

Saat itu, ibu yang bernama Neni (30) meminta Indri untuk mentransfer uang sejumlah Rp1,5 juta melalui aplikasi OVO ke rekening yang ditunjuknya.

Baca Juga: Gerebek Tangga Buntung, 60 Personel Ditresnarkoba Polda Sumsel Pulang Tangan Kosong

Setelah berhasil, Neni kembali meminta transfer uang sebesar Rp3,5 juta. Karena percaya, Indri kembali mentransfer melalui aplikasi OVO.

Nah, kecurigaan Indri timbul, setelah Neni kembali meminta transfer uang sebesar Rp10 juta, namun di sisi lain tak menunjukkan itikad baik untuk membayar uang sudah ditransfer.

“Waktu dia (Neni –red) minta transfer uang Rp10 juta, saldo OVO kami sudah tidak mencukupi. Namun ibu itu masih minta transfer Rp500 ribu, sehingga uang sudah saya transfer ke dia sebesar Rp5,5 juta,” cetusnya.

Setelah uang sudah ditransfer, Neni tak kunjung membayar uang cash kepada Indri, sehingga korban berinisiatif memanggil suaminya Angga.

Kebetulan pada saat bersamaan, Ketua RT 04 Sukaria Darmawan tengah berada tak jauh dari counter pulsa, sehingga korban Indri juga berinisiatif memanggil sang Ketua RT untuk bisa menengahi persoalan ini.

Oleh Ketua RT 04 Sukaria Darmawan memanggil petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk merapat ke TKP.

Baca Juga: Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang Siap Menampung Caleg yang Stres

Hampir dua jam berlalu, Neni yang membawa anak perempuan dan barang belanjaan cukup banyak ini, tak kunjung membayar uang kepada Safa Cell, membuat petugas Bhabinkamtibmas menghubungi petugas Polsek IB I Palembang.

Selanjutnya, Opsnal Unit Reskrim Polsek Ilir Barat (IB) 1 Palembang melakukan penjemputan untuk membawa Neni ke kantor guna menyelesaikan persoalan tersebut.

Mengaku Tertipu

Neni saat diwawancarai Sumselupdate.com mengaku tak memiliki niat untuk melakukan penipuan. Menurutnya, dia justru menjadi korban penipuan dari salah satu pihak yang ada di Facebook.

Dikatakan Neni, dia memberanikan diri meminta transfer uang kepada Safa Cell, karena ada salah satu pihak di Facebook menjanjikan hadiah kepada dirinya, dengan syarat meminta transfer sejumlah uang.

“Saya ini membeli skin care di media sosial, nah saat membuka facebook saya dinyatakan pemenang, tapi harus membayar sejumlah uang. Karena itu saya memberanikan diri minta transfer ke Safa Cell, karena BRI Link saya lihat sudah tutup,” tutur Neni yang mengaku tinggal di Talang Kepuh ini.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek IB I Palembang, Iptu Muslim mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut karena sedang dalam perjalanan pulang dari Giat di Kabupaten Ogan Ilir.

“Belum tau, aq msh d jalan dari giat ke OI” tulis Iptu Muslim melalui aplikasi WhasApp. (**)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.