Tak Direstui Menikah, Janda Nekat Mengakhiri Hidup dengan Melompat dari Jembatan Enim

Senin, 6 Maret 2017
. Kapolsek Tanjung Agung; AKP Iwan Gunawan dan Kades Muara Emil Hazairin menyusuri Sungai Enim untuk mencari jasad korban.

Muara Enim, Sumselupdate.com Diduga dilatari tidak direstui oleh orang tuanya untuk menikah, Sisnawati binti Salni (34), janda yang tinggal di Kampung I, Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan ke Sungai Enim, Senin (6/5/2017).

Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan, SIK, Msi melalui Kapolsek Tanjung Agung; AKP Iwan Gunawan, SH membenarkan peristiwa tragis tersebut.

Read More

 

Kartu indetitas Sisnawati binti Salni

 

Menurut Kapolsek, berdasarkan saksi mata, peristiwa ini bermula  korban terlihat sedang berlari dari rumahnya menuju jembatan Enim, sekitar pukul 09.30.

“Kemudian korban memanjat jembatan dan langsung terjun ke Sungai Enim yang berada di bawahnya. Saksi sempat melihat korban berenang dan kemudian korban tenggelam dan segera memberi tahu orang tua korban,” papar AKP Iwan.

Dikatakan oleh AKP Iwan, dari informasi yang didapat dari Kepala Desa Muara Emil; Hazairin, korban diduga nekat bunuh diri karena tidak direstui orang tuanya untuk menikah.

 

Polsek Tanjung Agung dibantu Tim SAR mencari korban tenggelam setelah melompat dari Jembatan Enim, Senin (6/3/2017).

 

“Korban mau menikah lagi, tapi diizinkan orang tuanya. Korban saat ini berstatus single parent,” ungkapnya.

Sementara menurut orang tua korban, korban menderita sakit ayan, sehingga saat menceburkan diri ke sungai Enim, penyakitnya kambuh hingga tenggelam.

Saat ini, Polsek Tanjung Agung dibantu warga sekitar dan Tim SAR dari UPTD Air Terjun Bedegung masih melakukan pencarian korban dengan menyusuri sepanjang aliran sungai Enim. (azw)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts