Sukacita Hadiri Yudisium, Puluhan Wali Santri Gontor Asal Sumsel Berangkat ke Ponorogo Gunakan 3 Bus

Writer: - Sabtu, 8 Maret 2025
Wali santri berfoto bersama sebelum berangkat menggunakan armada bus Rosalia menuju Pondok Modern Darusalam Gontor, Sabtu (8/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Edwar Heryadi.

Palembang, Sumselupdate.com – Hati puluhan wali santri Pondok Modern Darusalam Gontor asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini tengah berbunga-bunga.

Puluhan wali santri yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel seperti Kota Lubuklinggau, Muratara, Lahat, Palembang, Prabumulih, dan Kabupaten Banyuasin kompak dan bersuka cita pergi menghadiri yudisium buah hati mereka yang duduk di kelas 6 KMI Gontor Putra pada 11 Maret nanti.

Read More

Para wali santri kumpul di kantor perwakilan Rosalia Indah yang berada di Jalan Soekarno-Hatta Palembang pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Turut hadir melepas keberangkatan puluhan wali santri yang berjumlah 84 orang itu Pimpinan SD dan SMP Islam Terapan Prof Muhajirin dan owner Moba Latansa, Ustad Prof Dr Muhajirin, MA.

Wali santri berfoto bersama di dalam bus saat berangkat menuju Pondok Modern Darusalam Gontor, Sabtu (8/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Edwar Heryadi.

Dalam sambutannya, Ustad Prof Dr Muhajirin, MA menyampaikan apresiasi atas kekompakan wali santri asal  Sumsel dalam menjalin tali silaturahmi.

Ustad Muhajirin yang merupakan alumni Pondok Modern Darusallam Gontor tahun 1993 mengungkapkan jika kegiatan yudisium KMI Gontor, tidak terkait (melibatkan –red) wali santri.

Artinya, kata Muhajirin, wali santri hanya ikut meramaikan maupun menggembirakan saja dalam prosesi sakral dalam yudisium tersebut.

Ustad Prof Dr Muhajirin, MA (tiga dari kiri), Pendiri dan Pengasuh Ponpes Tazakka, Ustad Zulkarnain Bayan (empat dari kiri) berfoto berfoto bersama dengan wali santri, Sabtu (8/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Edwar Heryadi.

Namun yang patut digarisbawahi dan patut diapresiasi, kata Muhajirin, wali santri asal Sumsel memiliki kreatifitas dengan kompak dan dikoordinir untuk berangkat bersama-sama.

“Silaturahmi ini harganya mahal,” tandas dosen UIN Raden Fatah Palembang ini.

Sementara itu, salah satu wali santri yang juga Pendiri dan Pengasuh Ponpes Tazakka, Ustad Zulkarnain Bayan mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas yudisium putranya pada 11 Maret nanti.

Menurut Ustad Zulkarnain Bayan yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muratara ini, kedatangannya menghadiri yudisium putra keduanya ini, untuk ikut merasakan nilai-nilai perjuangan dalam menempuh pendidikan buah hatinya di Pondok Modern Darusalam Gontor.

Alumni Pondok Modern Darusalam Gontor tahun 1996 ini mengaku beratnya perjuangan dalam menyelesaikan pendidikan, di mana pada saat itu, mulai dari pendaftaran, kepulangan liburan, hingga diyudisium dilakukannya sendiri tanpa kehadiran kedua orangtuanya.

Wali santri berfoto bersama sebelum berangkat menggunakan armada bus Rosalia menuju Pondok Modern Darusalam Gontor, Sabtu (8/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Edwar Heryadi.

Di tempat yang sama, Ketua Rombongan Wali Santri, Elinilawati mengatakan, rombongan 3 bus yang diikuti 84 wali santri ini akan ikut meramaikan proses yudisium kelas 6 KMI di Gontor Putra 1 di Ponorogo pada 11 Maret 2025.

Sedangkan untuk wali santri asal Palembang sudah lebih dahulu berangkat pada Kamis, 6 Maret 2025 untuk menghadiri yudisium kelas 6 KMI Gontor Putri 1 Mantingan, Jawa Timur menggunakan armada 1 bus Rosalia.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts