Strategi Marketing Politik Syuryadi PAKAM Jadi Bahan Kuliah di Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya

Sabtu, 6 Mei 2017
Mahasiswa dan mahasiswi Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat menyimak Political Branding Syuryadi PAKAM, Hendra Juansyah, Sabtu (6/5/2017).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Naiknya sosok Syuryadi PAKAM sebagai calon Bupati Muaraenim mulai mencuri perhatian dunia kampus.

Strategi marketingnya menarik untuk dikaji di kalangan akademisi.

Read More

Hal ini dibuktikan dengan diundangnya Political Branding Syuryadi PAKAM, Hendra Juansyah oleh salah satu Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mengisi perkuliahan, Sabtu (6/5/2017).

Kepada Sumselupdate.com Hendra mengatakan, dirinya pada awalnya kaget saat dihubungi oleh dosen tersebut dan diminta untuk berbagi materi serta cerita tentang strategi marketing politik ustad Syuryadi.

 

Bahan kuliah yang disampaikan Hendra Juansyah di Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (6/5/2017).

 

“Sebenaranya ajakan untuk mengisi kuliah itu sudah sebulan yang lalu. Tapi mengingat padatnya jadwal saya bersama Ustadz Syuryadi akhirnya baru bisa terlaksana tadi pagi,” jelas alumni Jurusan Politik Pemerintahan UGM ini.

Lebih jauh Hendra mengatakan, pada Jurusan Ilmu Politik di Unsil ada mata kuliah marketing politik.

Di mana dalam mata kuliah tersebut mahasiswa diharapkan memahami bagaimana cara marketing atau memasarkan sebuah produk politik kepada para pembeli.

“Produk di sini berupa calon bupati, gubernur, walikota ataupun caleg dan pembeli disini adalah target pasar yakni para pemilih. Singkatnya, prinsip-prinsip pemasaran yang berlaku dalam dunia politik. Nah, mereka tetarik bagaimana cara saya sebagai political branding agar Syuryadi PAKAM sebagai produk politik dapat diminati oleh para pembeli atau pemilih,” ujar Hendra.

Secara garis besar, lanjut Hendra, kepada para mahasiswa dia menjelaskan, strategi marketing yang ia gunakan untuk Syuryadi PAKAM adalah gabungan antara Political Advertising dan Political Public Relation.

“Selain di iklan melalui baliho-baliho dan media sosial, Syuryadi PAKAM juga langsung bersentuhan dengan masyarakat. Artinya Syuryadi PAKAM sebagai sebuah produk politik yang tidak hanya bertengger di baliho ataupun tiang dan pohon-pohon tapi juga bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambah Hendra.

Lebih jauh Hendra mengatakan, bahwa dirinya mengapresiasi para mahasiswa yang telah aktif mengikuti kuliah.

Alhamdulillah tadi mahasiswanya sangat antusias, banyak yang mengajukan pertanyaaan. Dosen pengampuh mata kuliah juga sangat berterima kasih karena sudah membuat mahasiswanya mengerti konsep dan prakter ilmu marketing politik secara langsung,” pungkas putera daerah asal Gunung Megang ini. (azw)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts