Soal Penempatan Tim Sepakbola Putri Indonesia, Ini Jawaban Inasgoc

Senin, 20 Agustus 2018
Gedung Wisma Atlet Jakabaring Palembang

Palembang, Sumselupdate.com – Regulasi yang menegaskan jika anggota tim yang diperkenankan masuk di dalam wisma atlet dengan perbandingan dua atlet dan satu official berimbas pada Timnas Sepakbola Putri Indonesia.

Alhasil, setelah sebelumnya diinapkan di wisma atlet,  tim nasional sepak bola putri pindah ke Hotel Grand Inna Daira yang berada di luar kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Read More

Wakil Ketua INASGOC, Sjafrie Syamsudin, mengungkapkan, pemindahan timnas ke hotel mempertimbangkan regulasi yang telah diatur INASGOC.

Dengan keputusan tersebut, ia berharap, Indonesia sebagai tuan rumah harus berbesar hati dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Sjafrie pun memastikan, meski akomodasi mengalami pergeseran hak bagi atlet dan official tidak mengalami perubahan.

“Hotel itu memang antisipasi sebagai tempat cadangan, jadi kita sebagai tuan rumah harus berbesar hati. Tapi hak atlet yang tinggal dihotel juga sama dengan yang tinggal di Jakabaring,” ujar Sjafrie saat meninjau pelaksanaan Asian Games di Palembang, Senin (20/8/2018).

Dengan kondisi tersebut, Pelatih Timnas Sepakbola Putri Indonesia, Satia Bagja mengaku kecewa dengan keputusan ini. Menurutnya, selain sulit untuk melakukan pengawasan maksimal terhadap anak didiknya, menginap di luar wisma atlet, secara psikologis mempengaruhi psikologis atlet. “Setidaknya, atmosfer kompetisi sulit dirasakan, karena tidak ada interaksi dengan atlet dari negara lain,” sesalnya.

Seperti diketahui, timnas putri Indonesia terpaksa pindah ke Hotel The Zuri Palembang dari perkampungan atlet. Kepindahan Timnas itu terjadi usai kemenangan 6-0 melawan Maladewa pada laga pembuka Grup A Asian Games, Kamis (15/8) lalu. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts