Soal Aturan Zakat, Baznas PALI Angkat Bicara

Ilustrasi.

PALI, Sumselupdate.com – Terkait adanya zakat sebagai potongan setor wajib pajak sudah diatur dalam UU Nomor 23 tahun 2011 dan dipertegas lagi dengan UU Nomor 17 thn 2000 serta PP Nomor 60 pasal 1 ayat 1 tahun 2010.

Serta yang terbaru adalah Peraturan Dirjen Pajak No PER-11/PJ/2017 bahwa sumbangan keagamaan yg bersifat wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, langsung ditanggapi Ketua Baznas Kabupaten PALI.

Read More

Lasmiadi mengatakan, dengan begitu seseorang yang membayar pajak dengan membawa bukti setor zakat dari Baznas maka kewajiban beban pajaknya secara otomatis dapat dikurangi secara bertahap. “Jika hal ini sudah dapat diterapkan secara baik maka Insya Allah dana-dana zakat yang dikelolah Baznas, terkhusus Kabupaten PALI dapat memberi manfaat yang sangat banyak,” ujarnya.

Dikatakanya, bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu terbitnya peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten PALI tentang zakat ASN, dan mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depan sudah dapat terealisasikan.

“Jika Perbup PALI ini sudah bisa efektif, maka potensi zakat di PALI dapat dimaksimalkan. Dalam kalkulasi kami potensi zakat di PALI ini dari berbagai sumber bisa mencapai 5 hingga 6 miliar pertahun jika benar-benar terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.