Sketsa Puisi Darimu

Minggu, 27 November 2022
Heddy WSalam.

Lukisan Peri di Laut Gelap

Peri itu turun menjejak hampar tengah laut

Read More

Menggenggam kencangnya angin menderu deru

Mengibaskan anak-anak rambut gelapnya

 

Peri itu mencoba tersenyum sekali pun tahu pahit

Dadanya menahan dan memeluk gelombang

Menjaga dari sambaran petir menyala

Saat hujan datang menggila

Memantik bias cahaya sebuah ceritera

Bersama jemari dan sebuah kuas

Senyum itu melukis hitam di kaki langit

Sketsa gambar wajahku dari dunia lain

Ada di sana….

 

; Peri itu tertawa dalam ketidak-tahuanku

  Membawa lagi semua damai yang ada

  Dan aku percaya Tuhan membuatnya bahagia

 

Selat Sunda, November 2022

 

Benarkah?

Kepalaku berdenyut sangat keras

Pada pikir yang panjang tak berkesudahan

Hujan kecil datang berkisah air kehidupan

Cerita berkah untuk semua makhluk bumi

Namun sekarang menjadi persoalan

Bencanakah yang duduk manis di sana ?

 

Kepalaku berputar pada arah penjuru angin

Pada pikir yang panjang tak berkesudahan

Bah hadir berseragam sama

Tanah menari bergerak mengguncang jiwa

Tiang bumi berkepul-kepul asap

Terbatuk menggelar pasang di laut

Bencanakah yang datang dengan gembira ?

 

Kepalaku berpaling ke atas langit

Pada pikir yang sudah pasti

Bumi semakin renta

Ompong tak punya gigi

Dengan penghuni berlagak-lagak mengerti

Tidakkah aku menyadari ini ?

 

Perbatasan Bumi dan Langit, Nov 2022

 

Sepak Bola

Hanya sebelas bersebelas

Di tengah padang hijau buatan

Mencari celah menusuk rumah jala

 

Tersihir….

Disihir….

Dan menyihir….

Separuh lebih penduduk bumi

Aku ada di sana

Yang hanya bisa bermimpi

Negaraku selayak idola

Merah putih di tiang tinggi pertama

 

Diawang-awang, November 2022

 

Heddy WSalam lahir di Palembang dan saat ini berdomisili di Cimahi, Bandung.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts