Situs Rizieq Shihab FPI Diblokir

Minggu, 27 November 2016
Habib Rizieq Shihab

Jakarta, Sumselupdate.com – Setelah akun Instagram Rizieq Shihab sempat diblokir oleh pihak Instagram, tetapi kini telah diaktifkan lagi, sekarang sasaran pemblokiran selanjutnya adalah situs resmi milik imam besar organisasi masyarakat, Front Pembela Islam (FPI) itu.

Dikutip dari laman VIVA.co.id, Minggu (27/11), dalam sebuah surat yang beredar di dunia maya, yang dikirimkan Tim Trust+Positif Kominfo, meminta kepada para penyelenggara jasa internet di Indonesia (ISP) untuk memblokir satu situs lagi. Situs tersebut beralamat Habiebrizieq.com.

Berikut surat permintaan blokir yang dikirimkan Kemenkominfo kepada para ISP,

Yth Penyelenggara ISP

Dengan ini mohon kiranya menambahkan satu situs yang menyebarkan konten ilegal menurut UU ITE,

1.Habiebrizieq.com

ke dalam sistem filtering setiap ISP.

Demikian penyampaian dari kami. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Seiring dengan beredarnya surat tersebut, saat dikunjungi sumselupdate.com, Minggu 27 November 2016 pukul 16.50 WIB, situs resmi milik Rizieq itu sudah tidak bisa diakses lagi dan hanya tertera pemberitahuan sebagai berikut:

Situs ini tidak dapat dijangkau

Alamat DNS server habiebrizieq.com tidak dapat ditemukan

Kemenkominfo mengakui, telah meminta tim Trust+Positif untuk memblokir situs tersebut. Alasannya, banyak permintaan yang masuk untuk melakukan tindakan blokir terhadap situs Habiebrizieq.com

“Benar. sudah dikirimkan request ke ISP-ISP semalam,” ujar Kepala Informasi dan Humas Kemenkominfo, Noor Iza, melalui pesan singkatnya.

Menurut Noor, permintaan pemblokiran itu telah dilakukan menurut proses yang seharusnya, termasuk melibatkan panel blokir konten. Meski nasib panel blokir dikabarkan tidak lagi diperpanjang eksistensinya, namun Noor mengatakan, jika Dirjen Aplikasi Telematika (Aptika) Kemenkominfo telah melakukan pembaharuan.

Noor mengatakan, ada beberapa lembaga yang meminta situs milik Rizieq diblokir. “Request dari kolaborasi lembaga, seperti BNPT, Polri, dan BIN,” ujar Noor. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts