Siasati Kelangkaan Gas 3 Kg, Pemkab Muba Minta Pertamina Bangun SPBE

Rapat bahas kelangkaan gas elpiji 3 kg.

Sekayu, Sumselupdate.com – Banyaknya keluhan masyarakat terkait langkanya peredaran gas elpiji bersubsidi 3 kilogram, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berencana akan membangun Stasiun Pengisian Bulk Elpiji  (SPBE).

Itu terungkap dari Rapat Disperindag bersama dengan pihak terkait peredaran gas di masyarakat Muba, di Ruang Rapat Randik, Kamis (28/01/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat yang dipimpin  Bupati Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekda Muba Apriyadi ini, menghadirkan langsung 12 agen yang ada di Muba, pihak PT Pertamina, Polres, Disdagperin, Diskop UMKM dan Satpol PP Muba.

Sekda Muba Apriyadi menegaskan kepada agen elpiji dan PT Pertamina, untuk mencari sumber kelangkaan dan akan memberikan sanksi bagi pelaku yang memang terindikasi melakukan praktek-praktek nakal dalam pendistribusian, dan penyaluran gas bersubsidi tersebut.

“Jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh agen pangkalan, maka kami tidak segan-segan mencabut izin saudara sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Apriyadi juga meminta kepada pihak PT Pertamina untuk menambah kuota harian agar kebutuhan masyarakat akan gas 3 kg terpenuhi.

“Kami minta kepada pihak PT Pertamina segera bangun SPBE di Kabupaten Muba pada tahun 2021 ini. Dan kami minta pihak PT Pertamina segera menyerahkan daftar pangkalan dan daftar agen gas di wilayah Muba ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Muba Azizah dalam hal ini menerangkan, sanksi atau kewenangan kabupaten terhadap tindakan penyalahgunaan dan pelanggaran terhadap pedoman teknis pelaksanaan sistem pendistribusian tertutup LPG tertentu, oleh badan usaha yang melakukan kegiatan pengisian tabung LPG penyalur atau sub penyalur dikenakan sanksi administrasi.

Menurut Azizah, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sidak langsung ke titik lokasi yang terjadi kelangkaan.

“Kami sudah menyurati agen resmi penyalur gas 3 kg untuk mendistribusikan gas sesuai dengan kuota dan jadwal. Dan bersama agen telah melakukan operasi pasar,” terangnya.

Sementara, pihak PT Pertamina Bondan T Wibowo mengatakan bahwa, sesuai dengan yang disampaikan Sekda Muba akan segera akan menindaklanjuti rencana pendirian SPBE di Kabupaten Muba. Kelangkaan gas elpiji 3 kg ini juga disebabkan tidak terdapat SPBE di Muba.

“Kami dari pihak Pertamina akan berupaya pada tahun ini akan segera membangun SPBE baru di Musi Banyuasin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Muba,” pungkasnya.

Senada, agen berkomitmen menyalurkan gas elpiji sesuai dengan pangkalan masing-masing dan siap menerima sanksi yang berlaku jika pihaknya melakukan pelanggaran terkait dengan penyaluran.

“Kami akan segera menyerahkan daftar nama pangkalan. Dan sesuai dengan arahan tersebut kami akan menjual gas kepada yang berhak sesuai dengan DTKS,” pungkas Iwan Bawang. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.