Denpasar, Sumselupdate.com – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI meninjau infrastruktur pendukung untuk pergelaran ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’.
Agenda peninjauan dilaksanakan demi memastikan keamanan seluruh rangkaian acara yang akan sesuai dengan harapan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar usai meninjau lokasi penyelenggaraan ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’ di Nusa Dua, Bali, Senin (23/4/2024).
Indra berharap Pemerintah Indonesia turut mendukung penuh melalui jalinan koordinasi yang solid.
“Setjen DPR RI sebagai support system kedewanan, kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mempersiapkan Water Forum 2024. Kami berharap peninjauan ini bisa memastikan infrastrukturnya siap (untuk Water Forum 2024),”kata Indra.
Selain itu, Setjen DPR RI menggelar Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Diselenggarakan secara maraton dengan agenda tinjauan, Indra menjelaskan, agenda ini krusial untuk menyepakati, mengantisipasi dan penanganan ketika rangkaian acara tersebut berlangsung.
“Indonesia adalah tuan rumah untuk Water Forum 2024. Kami optimis penyelenggaraan nanti bisa berjalan lancar. Ini adalah momentum besar, berkumpulnya parlemen membahas persoalan air di dunia,” tegasnya
Sebagai informasi, DPR RI ditunjuk sebagai tuan rumah dari ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’. Acara yang bertema ‘Air untuk Kemakmuran Bersama’, akan digelar di Nusa Dua, Bali dari tanggal 19-22 Mei 2024.
Rangkaian acara dari ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’ ini merupakan pertemuan tingkat parlemen yang melibatkan sejumlah kawasan mancanegara. Di mana terdiri dari lima kawasan besar, meliputi Mediterania,Asia Pasifik, Amerika, dan Afrika.
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia bersama World Water Council (WWC) menyiapkan rangkaian forum pertemuan menuju acara puncak. Forum tersebut terdiri dari 3 proses utama yaitu politik, regional/kawasan dan tematik.
Masing-masing dari proses tersebut menyelaraskan berbagai upaya yang berorientasi pada aksi atau solusi nyata melalui agenda politik dan regional yang diprioritaskan, serta tema-tema utama yang diidentifikasi. Sinergi ketiga proses ini diusahakan untuk mewujudkan ‘air sebagai sarana menuju kemakmuran bersama’. (**)











