Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com — Tim gabungan dan Petugas Basarnas akhirnya berhasil menemukan jasad sepasang kekasih yang terjun bersama di dermaga Sungai Musi Palembang, Minggu (23/8/2020) malam.
Jasad keduanya ditemukan secara terpisah sekitar pukul 22.45 WIB dan 23.35 WIB.
Kepala Basarnas Palembang, Hery Marantika mengatakan, sejoli itu bernama Tegar (18) dan kekasihnya Meliyana (17), warga Jalan Padang Selasa, Kecamatan Ilir Barat I, Bukit Besar, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
“Tim SAR gabungan dan penyelam tradisional berhasil menemukan korban pertama yakni Tegar, sekitar pukul 22.45 wib di kedalaman 91 meter di arah barat daya,” ujar Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika, semalam.
Sedangkan korban kedua, yakni kekasihnya Meliyana ditemukan di kedalaman 130 meter dari arah barat daya pukul 23.35 WIB. Saat ditemukan, Meliyana juga sudah dalam keadaan tak bernyawa.
“Kedua jasad korban telah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” imbuhnya.
“Alhamdulillah pencarian telah berhasil dilakukan. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk kita sama-sama, membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama-sama,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sepasang kekasih Meliana (17) dan Tegar (18), karyawan swasta secara bersamaan melompat ke Sungai Musi di Dermaga 9-10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Minggu (23/8/2020), sekitar pukul 13.00 WIB.
Komandan Kapal 136 Kapo 30 Ilir Polairud Polda Sumsel, Bripka AM Siregar mendapat informasi dari salah satu warga mengatakan, ada lelaki dan perempuan terjun dari dermaga kemudian melompat bersama ke Sungai Musi.
Usai mendapatkan laporan tersebut, kemudian tim Polairud Polda Sumsel langsung ke TKP dan menyisir Sungai Musi.
“Kami ke dermaga mencari saksi yakni Amrizal dan Wahid yang saat itu sedang memancing. Wahid sempat ingin menolong kedua korban dengan bambu namun tudak dapat tertolong,” ujarnya.
Dikatakannya, informasi yang didapat, kedua korban memang sengaja melompat karena ada satu buah tas warna abu-abu ditinggal di fermaga.
“Tas tersebut berisi dua buah HP dan alat make up, jadi saat ini tas sudah diamankan dan saksi sudah dimintai keterangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk identitas korban Meiliana dia ini masih duduk di bangku SMA kelas XII, sedangkan Tegar ini seorang karyawan swasta.
“Menurut keterangan orangtuanya keduanya ini merupakan sepasang kasih tapi untuk penyebab mereka terjun masih diselidiki,” pungkasnya.
Sementara warga lainnya bernama Herman mengatakan, sebelum terjun ke Sungai Musi, sejoli ini sempat berpelukan lalu melompat ke sungai terbesar di Provinsi Sumatera Selatan ini.
“Kawan-kawan tadi nak nolong tapi dak tetolong lagi jadi aku ngubungi Pak AM Siregar,” jelasnya. (**)











