Baturaja, Sumselupdate. com – Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bisa bernapas lega menyusul rencana akan diperbaikinya jalan provinsi di Kecamatan Peninjauan dan Kedaton Peninjauan Raya (KPR).
Selama ini jalan provinsi di Kabupaten OKU yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Ilir, rusak parah. Dengan menaiki helikopter Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tiba di Kecamatan KPR.
Sebagai simbolis dari dimulainya pembangunan jalan provinsi itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin didampingi Bupati OKU, H Kuryana Azis menyempatkan diri menghadiri launcing perbaikan jalan tersebut sekaligus menjalankan alat berat untuk meratakan pasir dan batu (sirtu) di Desa Kedaton, Kecamatan KPR, OKU, Kamis (15/3/2018).
“Sepanjang 51 kilometer dari Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya menuju Lubuk Batang akan diperbaiki,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.
Alex mengungkapkan, total jalan provinsi di Sumsel saat ini adalah sebanyak 1.513 kilometer.
Dari jumlah itu hanya 30 persen yang kondisinya tidak mantap. “Yang dimaksud tidak mantap adalah jalannya ada yang rusak berat dan ringan, sedangkan sisanya dalam kondisi baik,” katanya.
Di OKU sendiri lanjut Alex, terdata ada 51 kilometer jalan provinsi yang mengalami kerusakan dan semuanya akan diperbaiki pada 2018 ini.
“Total anggaran APBD induk yang kita siapkan untuk perbaikan jalan provinsi di OKU ini adalah Rp23 miliar. Nanti saat Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2018 dikucurkan lagi sebanyak Rp50 miliar,” katanya.
Sementara itu, Bupati OKU, H Kuryana Azis mengatakan, jalan lintas provins melintasi wilayah OKU akan segera diperbaiki.
Hal ini membuktikan komitmen yang nyata dari Gubernur Sumsel untuk menuntaskan program-program pembangunan insfrastruktur berkualitas secara merata dalam wilayah Sumsel.
“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur atas kunjungan ke daerah kami,” katanya.
Seperti diketahui, kerusakan terparah berada di sepanjang jalan Kecamatan Peninjauan dan KPR.
Di sepanjang jalan itu terdapat banyak desa. Akibat kerusakan jalan itu banyak warga yang tersendat mobilitasnya sebab selain untuk menuju kota Baturaja juga jalan tersebut digunakan untuk mengangkut hasil bumi.
Tak hanya itu longsor jalan juga jadi ancaman pengendara, sebab banyak jalan berbatasan dengan aliran Sungai Ogan. (wid)











