Sepakati Transformasi UPK Eks PNPM Jadi BUMDESMa

Penandatanganan oleh perwakilan dari BP UPK PNPM Kecamatan Talang Ubi, M. Taufik disaksikan oleh DPMD PALI, Perwakilan Inspektorat, Tenaga Ahli Pendamping Desa (TA PD), Sekretaris Camat Talang Ubi, dan Kepala Desa se-kecamatan Talang Ubi

PALI, Sumselupdate.com — Kepala Desa Talang Akar, Sunarto bersama 13 Kepala Desa lainnya yang berada di kecamatan Talang Ubi, menyetujui transformasi UPK eks. PNPM Mandiri menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma).

Hal itu diketahui saat digelarnya sosialisasi transformasi UPK eks. PNPM menjadi Bumdes Bersama tingkat Kecamatan Talang Ubi, Kamis (23/6/2022) bertempat di Gedung Serbaguna Desa Simpang Tais, kecamatan Talang Ubi.

Read More

Kegiatan yang juga turut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten PALI, Inspektorat PALI, Tenaga Ahli Pendamping Desa (TAPD), Camat Talang Ubi, Lurah se-kecamatan Talang Ubi, hingga pengurus dari UPK Kecamatan Talang Ubi, diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan untuk diubahnya UPK eks. PNPM menjadi Bumdesma.

“Hal ini sangat positif. Karena, bisa meningkatkan perekonomian dan kesehjateraan masyarakat. Hadirnya Bumdesma ini tentu, bisa membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan dan usaha yang muaranya tentu kesejahteraan bagi masyarakat,” ungkap Sunarto.

Sementara itu, Sekretaris DPMD, M. Sunardi menerangkan bahwa setelah disepakati bersama, nanti akan dirapatkan lagi dengan PNPM provinsi.

“Karena ada aturan yang harus kita patuhi, baik itu dasar hukum serta teknisnya untuk itu akan segera koordinasi ke provinsi maupun pemerintah pusat,” terangnya.

Di tempat yang sama, Edi Irawan, Kabid Pemberdayaan DPMD Kabupaten PALI, menambahkan bahwa transformasi UPK eks. PNPM merupakan amanah yang harus dilaksanakan berdasarkan PP Nomor 11 Tahun 2021.

“Dimana, salahsatu bunyi di peraturan tersebut yaitu aset PNPM Mandiri akan melebur menjadi Bumdes Bersama. Sehingga nanti, dalam rangkaian sosialisasi pra pelaksanaan hal ini akan dibawa terlebih dahulu melalui Musyawarah Desa (Musdes),” terang Edi.

Setelah Musdes, lanjut Edi akan terlebih dahulu ditentukan nama Bumdes tersebut melalui Musyawarah Antar Desa (MAD) kemudian ditentukan nama Bumdesma tadi jenis usahanya, serta siapa yang bakal mengisi di setiap unit dan manager dari Bumdesma nanti.

“Ke semua itu harus terlaksana sebelum tanggal 18 Juli 2022. Oleh karena itu, nanti kami minta kepada pihak Kecamatan Talang Ubi, untuk menjadwalkan pelaksanaan Musdes segera,” tambahnya.

Disinggung keterlibatan mengenai keikutsertaan kelurahan dalam Bumdesma nanti, Edi mengatakan akan diajak saat pelaksanaan MAD.

“Untuk penyertaan modal pada Bumdesma itu, tergantung dari kesepakatan. Nominalnya mau Rp 50 juta per desa atau berapa, tergantung kesepakatan. Begitu pula jenis usahanya nanti. Yang pastinya hadirnya Bumdesma ini diharapkan bisa membawa kesejahteraan masyarakat baik di wilayah masing-masing maupun kabupaten PALI,” tutupnya.

Ditambahkan oleh Darma, SE perwakilan dari Inspektorat kabupaten PALI bahwa Bumdesma yang akan dibentuk tentunya akan diawasi oleh Inspektorat. “Prinsipnya kami sangat mendukung. Dengan memberikan pendampingan, pengawasan agar pelaksanaan Bumdesma sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan harapan kita bersama Bumdesma bisa menjadi sebuah badan usaha yang bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.