Sengketa Batas Lahan, Seorang Kakek di OKU Timur Tebas Tubuh Tetangga di Tengah Sawah

Tersangka Bejo saat diamankan di Polsek Martapura, OKU Timur.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Warga Kelurahan Sungai Tuha, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), digegerkan dengan peristiwa cekcok berdarah di antara dua warga bertetangga.

Bacaan Lainnya

Seorang kakek bernama Bejo (70), warga Kelurahan Sungai Tuha, Jalan Manunggal ll, RT 002 RW 006, Kecamatan Martapura, OKU Timur ini nekat menebas tubuh seterunya dengan parang hingga tubuh Kadiman (70) terkapar mandi darah.

Beruntung nyawa korban selamat dari maut. Kendati demikian, korban mengalami luka robek di lengan kanannya sehingga mendapat jahitan sebanyak 20 jahitan dan luka tebasan di bagian kepala korban hingga mendapat jahitan tujuh dan empat jahitan.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, SIK, MH didampingi Kapolsek Martapura Kompol Alfentoni, SH melalui Kasubbag Humas Polres OKU Timur Iptu Edi Arianto menuturkan peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin (15/3/2021) di areal persawahan.

Di mana saat itu korban yang tengah bekerja di sawah tiba-tiba dipanggil oleh pelaku yang sudah membawa dua bilah senjata tajam.

Barang bukti senjata tajam.

“Pelaku yang tiba di persawahan langsung menghantam tubuh korban dengan batubata hingga ambruk. Bak kesetanan, pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah kepala dan tubuh korban,” ungkap Iptu Edi Arianto, Rabu (17/03/2021).

Iptu Edi Arianto mengatakan, penganiayaan tersebut dilakukan tersangka lantaran kesal dikarenakan permasalahan sengketa perbatasan tanah antara milik tersangka dan korban.

Karena tak terima telah dianiaya pelaku, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Urban Martapura untuk ditindak lanjuti yang tertuang dalam laporan polisi nomor: LP-B / 08 / III / 2021 / SUMSEL / OKUT / SEK MPA, Tanggal 16 Maret 2021.

Edi Arianto menjelaskan, setelah anggota mendapatkan keterangan dari korban, selanjutnya, Team Opsnal Polsek Urban Martapura pimpinan Kanit Reskrim Iptu Suwandi dan Iptu Azman langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.

“Pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya,” ucapnya.

Kini pelaku digelandang ke Polsek Martapura berikut pula dengan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam yakni parang dan pisau deres karet, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. (**)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.