Selenggarakan Tes CPNS Sendiri, Pemkab OKU Sebut Bisa Dongkrak Putaran Ekonomi Sektor UKM

Peserta tes CAT CPNS mengikuti rangkaian ujian di Gedung Nara Praja, Kabupaten OKU, Senin (27/1/2020).

Baturaja, Sumselupadate.com – Tes Computer Assisted Test (CAT) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan,  dimulai hari ini, Senin (27/1/2020).

Pelaksanaan tes CPNS ini menjadi sebuah catatan prestasi bagi Kabupaten OKU, sebab menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang menyelenggarakan tes seperti ini.

Bacaan Lainnya

“Kabupaten OKU menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang menyelenggarakan tes CPNS dengan sistem CAT,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten OKU, Mirdaili saat diwawancarai di lokasi test di Gedung Nara Praja.

Meski menyelenggarakan tes CPNS sendiri, menurut Mirdaili, BKPSDM OKU hanyalah sebagai penyelenggara saja. Sebab segala sesuatu terkait dengan tes itu sendiri disiapkan oleh BKN pusat.

Dikatakannya, pada hari pelaksanaan tes menurut Mirdaili akan ada tim dari BKN Pusat yang membawa server.

“Jadi kita BKD (BKPSDM) Kabupaten ini sifatnya hanya menyiapkan peralatan dan tempat tes, selanjutnya pelaksanaan seluruhnya ada di tangan BKN pusat,” jelasnya.

Mirdaili menambahkan bahwa pada saat pelaksanaan tes CPNS nanti yang berada di ruangan hanya peserta tes dan tim dari BKN.

“Kita dari BKD hanya sampai pada pintu kedua, yaitu saat pemeriksaan badan calon peserta tes apakah membawa barang-barang yang dilarang, seperti handphone dan lainnya. Kami dari BKD tidak bisa masuk ruangan tes, paling nanti bisa masuk saat hari pertama saat Bupati memberikan sambutan, selebihnya kita tidak bisa masuk,” jelas Mirdaili.

Menurut Mirdaili, dengan menyelenggarakan tes sendiri ada beberapa manfaat yang diperoleh oleh Kabupaten OKU.

“Tahun ini setiap peserta yang ikut test CPNS dikenakan biaya sebesar Rp100 ribu, dan itu dibebankan ke anggaran daerah masing-masing. Dengan menyelenggarakan sendiri kita tidak perlu mengeluarkan biaya itu,” kata Mirdaili.

Mirdaili mengatakan, biaya pembelian perlengkapan untuk test CPNS sistem CAT sudah ‘balik modal’ dengan pelaksanaan dua kali tes.

“Menyelenggarakan tes sendiri putra-putri OKU tidak perlu jauh-jauh keluar daerah untuk ikut tes, dan pastinya juga ada keuntungan ekonomi yang diperoleh Kabupaten OKU, karena peserta tes juga banyak juga yang dari luar OKU, maka mereka pasti menginap di hotel-hotel atau penginapan, dan tentu juga ada perputaran ekonomi di sektor UKM di mana peserta tes pasti butuh makan dan minum,” pungkas Mirdaili. (arm)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.